
Federasi Rusia kembali melancarkan serangan rudal berskala besar terhadap Ukraina pada Sabtu pagi, yang di antaranya menghantam ibu kota Kyiv.
Menanggapi memburuknya situasi, Komando Operasional Angkatan Bersenjata Polandia mengambil langkah pencegahan dengan menaikkan tingkat kesiapsiagaan militer dan menangguhkan sementara operasi di dua bandara di negara tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Komando Operasional menyatakan bahwa akibat aktivitas penerbangan jarak jauh Rusia yang terlibat dalam serangan ke wilayah Ukraina, penerbangan militer Polandia mulai beroperasi di wilayah udara nasional. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, sarana yang diperlukan dimobilisasi, termasuk pengerahan jet tempur serta pengaktifan sistem pertahanan udara darat dan pengintaian radar.
Menurut Komando, langkah-langkah yang diambil bersifat preventif dan bertujuan melindungi wilayah udara Polandia, khususnya di daerah yang dekat dengan kawasan yang dianggap berisiko. Otoritas militer juga menegaskan bahwa situasi dipantau secara terus-menerus dan pasukan di bawah komando tetap siap untuk merespons secara cepat jika diperlukan.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Badan Layanan Navigasi Udara Polandia (PANSA) mengumumkan penangguhan sementara operasi penerbangan sipil di bandara Rzeszów dan Lublin, guna memastikan kebebasan penuh operasi penerbangan militer selama masa siaga.
❗️ Uwaga. W związku z aktywnością lotnictwa dalekiego zasięgu Federacji Rosyjskiej, wykonującego uderzenia na terytorium Ukrainy, rozpoczęło się operowanie lotnictwa wojskowego w polskiej przestrzeni powietrznej.
Zgodnie z obowiązującymi procedurami Dowództwo Operacyjne RSZ… pic.twitter.com/A5WI0pyYwa
— Dowództwo Operacyjne RSZ (@DowOperSZ) 27 Desember 2025
Tidak lama kemudian, Komando Operasional mengonfirmasi berakhirnya operasi udara. Menurut pernyataan tersebut, aktivitas penerbangan Polandia dan sekutu di wilayah udara negara itu telah selesai, dan sistem pertahanan udara serta pengawasan radar kembali ke status operasional standar. Pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran wilayah udara Republik Polandia yang tercatat.
Pernyataan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para sekutu, termasuk NATO dan NATO Air Command, serta angkatan udara Amerika Serikat, Spanyol, dan Angkatan Bersenjata Belanda, yang berkontribusi dengan pesawat dan sistem pertahanan udara untuk menjamin keamanan langit Polandia.
Menurut Komando Operasional, Angkatan Bersenjata Polandia terus memantau secara ketat situasi di wilayah Ukraina dalam kerangka operasi Wschodnia Zorza dan tetap berada dalam status kesiapsiagaan permanen untuk menjaga keutuhan wilayah udara nasional.
Sumber dan gambar: Dowództwo Operacyjne RSZ | X @DowOperSZ | Wikimedia
