Selamat Tinggal F-16? Denmark Memulai Transisi Resmi ke F-35

F-35. Foto: forsvaret
F-35. Foto: forsvaret

Pada 17 Maret, di bawah langit biru cerah tanpa awan dan dengan sebuah F-35 yang menampilkan bendera Denmark di ekornya, Kepala Pertahanan Michael Hyldgaard mengumumkan bahwa jet tempur baru Angkatan Udara Denmark secara resmi siap untuk berintegrasi dalam pertahanan udara negara tersebut.

“Ini adalah hari yang luar biasa bagi Denmark. Angkatan Bersenjata harus bangga, terutama Skrydstrup Fighter Wing. Ini adalah proses yang panjang dan kompleks, tetapi kami berhasil mencapainya berkat upaya banyak pihak yang terlibat”, kata Hyldgaard.

+ Kementerian Pertahanan Ukraina Mengizinkan Penggunaan Robot Tempur “Lyut”

Mulai 1 April 2025, F-35 akan mulai menggantikan F-16 secara bertahap, mengambil alih misi patroli udara dan pertahanan terhadap pesawat asing. Selama beberapa bulan pertama, kedua pesawat akan beroperasi bersama, tetapi rencananya adalah agar F-35 sepenuhnya menggantikan F-16 dalam beberapa tahun ke depan.

F-35: Tonggak Sejarah untuk Pertahanan Denmark

Menurut Kepala Pertahanan Sementara Michael Hyldgaard, kehadiran F-35 memberikan keuntungan strategis yang signifikan:

“F-35 dapat menghalangi ancaman, melindungi wilayah kami, dan memperkuat kerja sama militer dengan sekutu NATO dan mitra program F-35.”

Mayor Jenderal Jan Dam, Kepala Komando Angkatan Udara, menyoroti tantangan yang dihadapi selama transisi:

“Membangun seluruh infrastruktur F-35, melengkapi fasilitas, melatih mekanik, perencana, spesialis persenjataan, dan pilot – semua ini sambil secara bertahap menghentikan F-16 – adalah tantangan besar. Tapi kami berhasil!”

Dengan demikian, Angkatan Udara Denmark bergabung dengan negara-negara eksklusif yang sudah mengoperasikan jet tempur F-35, termasuk AS, Inggris, Norwegia, Italia, dan Jepang.

Apa yang Diharapkan dalam Beberapa Bulan Mendatang?
  • Fase transisi: Awalnya, F-35 akan menjalankan misi bersama dengan F-16.
  • Penggantian penuh: Dalam beberapa tahun mendatang, F-35 akan mengambil alih semua fungsi F-16.
  • Integrasi dengan NATO: Armada baru ini akan meningkatkan interoperabilitas Denmark dengan sekutu aliansi.
  • Pertahanan yang diperkuat: Kehadiran F-35 meningkatkan respons terhadap ancaman asing.

Dengan kesiapan operasional F-35 yang diumumkan secara resmi, Denmark mengambil langkah besar menuju masa depan penerbangan militer, memastikan keunggulan udara dan pertahanan yang efektif untuk tahun-tahun mendatang.

Sumber: forsvaret. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top