
Otoritas Ukraina menyatakan bahwa pasukan Rusia menghantam sebuah kendaraan milik misi kemanusiaan PBB dalam serangan di wilayah Kherson, Ukraina selatan.
Menurut informasi dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, insiden tersebut terjadi saat tim organisasi itu sedang beroperasi di daerah-daerah yang terdampak pertempuran, seperti dilaporkan oleh portal Militarnyi.
Gambar yang dirilis setelah serangan menunjukkan kendaraan tersebut mengalami kerusakan akibat drone FPV Rusia. Menurut otoritas setempat, tidak ada korban jiwa di antara anggota misi, yang berhasil dievakuasi sebelum serangan terjadi.
Wilayah Kherson tetap menjadi sasaran serangan yang sering terjadi sejak awal konflik pada 2022. Menurut Zelensky, pasukan Rusia terus menggunakan artileri dan drone terhadap kawasan perkotaan serta infrastruktur sipil di sepanjang Sungai Dnipro.
“Kherson dan wilayah garis depan di kawasan itu secara rutin menjadi sasaran serangan drone FPV Rusia, yang secara aktif digunakan oleh para pendudukan untuk menyerang transportasi, infrastruktur sipil, dan warga sipil,” tegas Zelensky.
“Serangan terhadap misi kemanusiaan dan personel sipil menjadi bukti lain dari bahaya yang dihadapi organisasi internasional yang beroperasi di wilayah yang terus-menerus berada di bawah ancaman serangan Rusia,” tambah presiden Ukraina tersebut.
+ Israel akan menginvestasikan US$34 juta untuk tangki eksternal jet tempur F-35I
Foto: Reproduksi / TV. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
