Rusia gunakan jet tempur MiG-35 untuk mempertahankan Moskow untuk pertama kalinya sejak awal perang

MiG-35 . Foto: Wikimedia
MiG-35 . Foto: Wikimedia

Untuk pertama kalinya sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, jet tempur MiG-35 dikerahkan untuk melindungi kota Moskow dari serangan drone. Informasi ini diumumkan oleh kantor berita ANNA News pada Kamis (8).

Menurut laporan tersebut, beberapa MiG-35 telah dipindahkan ke ibu kota Rusia dan telah beroperasi dalam beberapa hari terakhir, merespons dengan cepat setiap kali kendaraan udara tak berawak (UAV) musuh mendekati Distrik Militer Moskow. Penggunaan model jet tempur ini sebelumnya belum pernah dicatat dalam pertempuran aktif, dan sebelumnya terbatas untuk pelatihan atau peran pertahanan pasif.

+ Angkatan Laut AS uji coba rudal supersonik yang diluncurkan oleh drone dan merevolusi teknologi serangan

Menurut ANNA News, MiG-35 telah menembak jatuh beberapa drone Ukraina, menunjukkan respons langsung terhadap peningkatan serangan terhadap ibu kota dan wilayah lain di Federasi Rusia.

Eskalasai serangan dan respons militer

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan yang terkait dengan rezim Kiev telah meningkatkan serangan drone terhadap Moskow, wilayah metropolitan, dan titik-titik strategis lainnya di negara tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa 524 drone musuh telah ditembak jatuh di wilayah udara Rusia hanya dalam 48 jam terakhir.

Meskipun ada respons dari pertahanan udara, beberapa UAV berhasil mencapai target sensitif. Salah satu kasus paling serius terjadi di kota Saransk, ibu kota Mordovia, di mana drone menyerang pabrik serat optik yang dianggap sebagai fasilitas strategis. Sebagai tanggapan, otoritas setempat menetapkan status darurat regional. Namun, pada pagi hari ini, kantor wilayah mengumumkan berakhirnya “peringatan ancaman tanpa awak”.

MiG-35: dukungan udara di masa yang penuh simbol

Aktivasi MiG-35 untuk misi pertahanan di Moskow bertepatan dengan perayaan 80 tahun Kemenangan dalam Perang Patriotik Besar (Perang Dunia II), sebuah peristiwa yang secara tradisional ditandai dengan parade dan kehadiran militer yang kuat di ibu kota Rusia.

Jika informasi dari ANNA News dikonfirmasi, langkah ini menegaskan penggunaan semua sumber daya yang tersedia untuk menjamin keamanan Moskow selama periode yang sangat simbolis bagi Federasi Rusia.

Sumber: ANNA News | Topcor. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim redaksi.

Back to top