Royal Navy melacak kapal-kapal Rusia di perairan Inggris

RFN Soobrazitelny
RFN Soobrazitelny. Foto: Royal Navy

Sebuah kapal perang dan helikopter Angkatan Laut Kerajaan Inggris menyelesaikan operasi terfokus selama 48 jam untuk memantau aktivitas kapal-kapal Rusia di perairan Britania Raya, sebagai bagian dari upaya terkoordinasi bersama sekutu NATO.

Operasi tersebut dilakukan oleh kapal patroli HMS Mersey yang berbasis di Portsmouth, dengan dukungan helikopter Wildcat dari 815 Naval Air Squadron. Tim dikerahkan untuk memantau pergerakan fregat Rusia kelas Steregushchiy, RFN Soobrazitelny, serta kapal tanker yang dikenai sanksi, MV Anatoly Kolodkin.

Menurut Royal Navy, HMS Mersey dan helikopter Wildcat melakukan pengawasan jarak dekat saat dua kapal Rusia tersebut berlayar ke arah barat melalui Selat Inggris, dengan memanfaatkan radar dan sensor untuk mengumpulkan informasi intelijen.

Di ujung barat selat, kedua kapal itu berpisah. Angkatan Laut Inggris kemudian melanjutkan pemantauan terhadap Soobrazitelny saat kembali ke arah timur melalui Selat Inggris, sementara Anatoly Kolodkin melanjutkan pelayaran menuju Atlantik.

Komandan HMS Mersey, Letnan Komandan Dan Wardle, mengatakan bahwa misi tersebut menunjukkan kesiapan operasional kapal itu dalam memantau pergerakan kapal angkatan laut Rusia di perairan Inggris.

Menurutnya, koordinasi dengan pasukan sekutu memperluas kesadaran situasional dan kemampuan respons, serta membantu melindungi integritas lingkungan maritim Britania Raya.

RFN Soobrazitelny
Foto: Royal Navy

Komandan armada Inggris, Wakil Laksamana Steve Moorhouse, menyatakan bahwa di tengah situasi global yang semakin diperebutkan dan tidak menentu, aksi HMS Mersey dan 815 Naval Air Squadron menegaskan komitmen permanen Royal Navy untuk melindungi perairan teritorial negara itu.

Ini merupakan yang terbaru dari serangkaian misi pengawasan yang melibatkan kapal-kapal Rusia. Dua minggu sebelumnya, Angkatan Laut Kerajaan juga telah memantau dua kapal kargo Rusia yang dikenai sanksi beserta kapal pengawalnya di perairan Britania Raya, sebagai bagian dari operasi terpusat NATO dari Mediterania hingga Laut Utara.

RFN Soobrazitelny
Foto: Royal Navy

Dalam aksi pertama tersebut, kapal pendarat Rusia kelas Ropucha, Aleksandr Otrakovsky, dan kapal kargo Sparta IV dilacak setelah sebelumnya dicegat oleh HMS Cutlass, dari skuadron Gibraltar milik Royal Navy, di Selat Gibraltar. Setelah itu, HMS Tyne dan sebuah helikopter Wildcat terus mengikuti pergerakan mereka melalui Selat Inggris dan Laut Utara.

Hanya 48 jam kemudian, HMS Tyne dan helikopter Wildcat lainnya kembali dikerahkan untuk memantau kapal perang Rusia kelas Ropucha lainnya, Aleksandr Shabalin, serta kapal kargo MV Sabetta, saat keduanya berlayar ke arah barat melalui Selat Inggris.

Sumber dan gambar: Royal Navy. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top