
Prancis telah memesan Frigate Pertahanan dan Intervensi (FDI) kelima dari perusahaan Naval Group untuk Angkatan Laut Prancis, memperluas program pembaruan armada tempurnya.
Menurut informasi dari situs UK Defence Journal, pesanan tersebut diformalkan oleh badan pengadaan pertahanan Prancis pada 31 Maret 2026, beberapa bulan setelah pemesanan kapal keempat dari kelas yang sama. Kedua kapal tersebut akan dibangun di fasilitas Naval Group di Lorient, Prancis.
Kapal baru ini merupakan bagian dari kelas Frégate de Défense et d’Intervention (FDI), yang dirancang untuk misi peperangan antipesawat, antikapal selam, antikapal permukaan, serta menghadapi ancaman asimetris. Fregat ini juga memiliki arsitektur digital yang dirancang untuk pembaruan berkelanjutan dan perlindungan siber terintegrasi.

Fregat pertama dari kelas ini, Amiral Ronarc’h, telah memulai uji operasional setelah menyelesaikan beberapa pekan uji laut di Samudra Atlantik. Menurut Naval Group, kapal-kapal tersebut dirancang untuk beroperasi baik secara mandiri maupun terintegrasi dengan kekuatan angkatan laut NATO di berbagai lingkungan maritim.
Pierre Éric Pommellet, presiden dan CEO Naval Group, mengatakan bahwa pesanan fregat keempat dan kelima ini “memperbarui kepercayaan mereka kepada kami untuk menyelesaikan seri fregat pertahanan dan intervensi,” seraya menambahkan bahwa perusahaan “sepenuhnya dikerahkan untuk menyediakan bagi Angkatan Laut Prancis sarana untuk mencapai keunggulan maritim, demi kedaulatan Prancis.”
Sumber dan gambar: Naval Group. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
