
Pesawat jet Rusia MC-21-310 kedua yang sepenuhnya dilengkapi dengan sistem dan mesin buatan dalam negeri berhasil lepas landas di Irkutsk.
UAC (United Aircraft Corporation) mengumumkan bahwa unit kedua dari pesawat jarak menengah Rusia MC-21-310 dengan komponen yang sepenuhnya diproduksi di dalam negeri telah berhasil melakukan penerbangan perdananya dari pabrik penerbangan Irkutsk milik perusahaan Yakovlev.
+ Ferrari memperkenalkan F76 — mobil pertamanya yang dibuat khusus untuk dunia digital
Selama penerbangan, sistem baru buatan dalam negeri dan mesin PD-14 yang dikembangkan oleh ODK di bawah Rostec telah diuji. Pesawat ini kini akan bergabung dalam program uji sertifikasi, bersama dengan prototipe eksperimental MC-21 yang melakukan penerbangan pertamanya dalam konfigurasi baru pada 29 April 2025.
Kru dan kinerja penerbangan

Penerbangan dilakukan oleh pilot uji Andrey Voropaev dan Oleg Mutovin, didampingi oleh insinyur uji Anton Kuznetsov dan Grigory Kudryashov. Pesawat ini tetap berada di udara selama sekitar satu jam, mencapai kecepatan maksimum 500 km/jam dan ketinggian 3.500 meter.
Menurut Kapten Voropaev, misi ini berhasil diselesaikan sepenuhnya dan semua sistem buatan dalam negeri berfungsi sesuai parameter yang diharapkan.
Kemajuan dalam penggantian impor
Proyek MC-21 merupakan salah satu simbol utama strategi Rusia untuk penggantian impor di sektor dirgantara. Menurut UAC, pesawat baru ini kini telah dilengkapi dengan komponen buatan lokal di hampir semua sistem penting, termasuk kontrol kokpit, aktuator sistem kendali, sistem bahan bakar dan pendingin udara, mekanisme sayap, rem, unit daya bantu, roda, ban, dan peralatan elektronik di dalam pesawat.
Para spesialis di pabrik Irkutsk juga melakukan pengujian rinci terhadap sistem bahan bakar dan sistem starter mesin sebelum penerbangan perdana.
Produksi dan pengiriman

Direktur Jenderal UAC, Vadim Badeha, menekankan bahwa keberhasilan penerbangan kedua ini merupakan tonggak teknis yang penting: “Penerbangan ini merupakan hasil kerja besar para insinyur, perancang, dan penguji di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam korporasi negara Rostec. Bersamaan dengan proses sertifikasi, perakitan pesawat produksi massal juga telah dimulai. Pengiriman ke maskapai penerbangan diharapkan akan dimulai setelah persetujuan akhir dari Rosaviatsiya,” kata Badeha.
Dengan kemajuan produksi dan pengujian yang terus berlangsung, MC-21-310 semakin mendekati pengoperasian resminya, menjadikannya andalan utama Rusia untuk bersaing di segmen pesawat lorong tunggal.
Sumber dan gambar: UAC | Telegram: @uac_ru. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
