
Pesawat kepresidenan Amerika Serikat yang membawa Presiden Donald Trump kembali ke Joint Base Andrews tak lama setelah lepas landas pada Selasa, setelah awak pesawat mengidentifikasi adanya gangguan listrik.
Penerbangan tersebut menuju Swiss, tempat Trump dijadwalkan menghadiri Forum Ekonomi Dunia.
Menurut pernyataan Gedung Putih, masalah tersebut dinilai ringan, namun keputusan untuk kembali diambil sebagai langkah pencegahan. “Setelah lepas landas, awak Air Force One mendeteksi masalah listrik kecil. Demi kehati-hatian, pesawat akan kembali ke Joint Base Andrews. Presiden dan timnya akan menaiki pesawat lain dan melanjutkan perjalanan ke Swiss,” demikian bunyi pernyataan resmi.
Meski jenis gangguan tidak dirinci, para jurnalis yang berada di dalam pesawat melaporkan bahwa lampu di kabin pers sempat padam sesaat setelah lepas landas. Tidak ada laporan cedera maupun risiko langsung terhadap keselamatan penerbangan.

Apa yang diketahui tentang Air Force One
Saat ini, dua pesawat menjalankan fungsi Air Force One, keduanya telah beroperasi selama hampir empat dekade. Diproduksi oleh Boeing, pesawat-pesawat tersebut menjalani perawatan rutin, namun program penggantian terus mengalami berbagai penundaan.
Berbeda dengan sebagian besar pesawat komersial modern, Air Force One menggunakan empat mesin dan dilengkapi kemampuan pengisian bahan bakar di udara, sehingga dapat tetap mengudara selama diperlukan. Pesawat ini juga dirancang untuk beroperasi dalam skenario ekstrem, termasuk situasi konflik nuklir, guna memastikan presiden tetap dapat menjalankan komando atas Angkatan Bersenjata AS dari udara.

Tahun lalu, Qatar menghadiahkan Trump sebuah jet mewah Boeing 747-8 untuk dimasukkan ke dalam armada kepresidenan. Donasi tersebut memicu pengawasan politik dan institusional yang luas. Saat ini, pesawat tersebut tengah menjalani proses renovasi untuk memenuhi persyaratan keamanan dan komunikasi yang ketat bagi transportasi Kepala Negara Amerika Serikat.
After takeoff, the AF1 crew identified a minor electrical issue. Out of an abundance of caution, AF1 is returning to Joint Base Andrews. The President and team will board a different aircraft and continue on to Switzerland. https://t.co/pJ3Jc9NNbS
— Rapid Response 47 (@RapidResponse47) January 21, 2026
Sumber dan gambar: X @RapidResponse47 | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
