Pentagon mengonfirmasi hilangnya pesawat tanker KC-135 dalam operasi militer di Irak

KC-135. Foto: Wikimedia
KC-135. Foto: Wikimedia

Sebuah pesawat tanker militer Amerika Serikat jenis Boeing KC-135 Stratotanker hilang selama operasi militer di Irak, menurut pernyataan United States Central Command (CENTCOM).

Menurut pernyataan yang dirilis oleh komando militer tersebut, insiden terjadi selama Operasi Epic Fury di wilayah udara yang dianggap aman bagi pasukan Amerika Serikat.

Menurut CENTCOM, dua pesawat terlibat dalam insiden tersebut. Salah satunya jatuh di wilayah barat Irak, sementara pesawat kedua berhasil mendarat dengan aman.

Otoritas militer menegaskan bahwa kecelakaan tersebut tidak disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan kawan, sehingga untuk sementara menyingkirkan kemungkinan serangan atau kesalahan tempur.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, sementara tim militer bekerja untuk menemukan dan memberikan bantuan kepada awak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Dalam pernyataan resmi, komando militer meminta publik untuk bersabar hingga informasi tambahan dapat dikonfirmasi.

“United States Central Command mengetahui hilangnya sebuah pesawat pengisian bahan bakar KC-135. Informasi lebih lanjut akan diumumkan seiring berkembangnya situasi,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

CENTCOM juga menekankan bahwa rincian tambahan hanya akan diberikan setelah verifikasi fakta dilakukan secara menyeluruh, guna memastikan transparansi serta menghormati keluarga para personel militer yang terlibat.

KC-135. Foto: Wikimedia
KC-135. Foto: Wikimedia

Boeing KC-135 Stratotanker merupakan salah satu pesawat pengisian bahan bakar udara utama yang digunakan oleh United States Air Force. Pesawat ini memungkinkan jet tempur, pembom, dan pesawat militer lainnya memperluas jangkauan operasional mereka secara signifikan selama misi militer.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan korban atau penyebab kecelakaan tersebut. Kasus ini masih berada dalam penyelidikan otoritas militer Amerika Serikat.

Sumber dan gambar: CENTCOM. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top