
Seorang pria ditangkap setelah menyerang seorang pengemudi dengan pisau karena pengemudi tersebut lupa menggunakan lampu sein di jalan, seperti dilaporkan oleh majalah People.
Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh media tersebut, terdakwa, Chad L. Norton, berusia 28 tahun, diduga memotong jalur korban di jalan sebelum berteriak: “Kamu tidak tahu cara menggunakan […] lampu seinmu!” Kemudian, korban kembali bertemu Norton dan keduanya menghentikan mobil sebelum terlibat adu mulut.
Saat itulah keduanya keluar dari kendaraan masing-masing. Menurut korban, ia sempat melayangkan beberapa pukulan sebelum diserang oleh Norton dengan pisau. Dalam kondisi penuh adrenalin, ia mengatakan tidak menyadari luka-lukanya hingga kembali ke mobilnya.
Korban, yang saat itu bersama pacarnya di kursi penumpang, mengemudi sendiri ke rumah sakit, tempat ia mendapat jahitan untuk beberapa luka tusuk dan luka robek di dada serta lengan. Ia kemudian membuat laporan polisi terhadap Norton, yang berujung pada penangkapannya.
Setelah ditahan, Norton diduga mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak ingat telah mengeluarkan pisau, tetapi menyebut bahwa ia biasanya membawa pisau lipat dan sedang mencoba menusuk tangan korban untuk “menjauhkannya dari saya”, lapor FOX6.
Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Norton mengaku tidak bersalah dalam sidang dakwaannya pada 29 April dan melepaskan haknya atas sidang pendahuluan, saat probable cause dinyatakan terpenuhi dan kasus tersebut dilanjutkan ke proses hukum berikutnya. Konferensi status dijadwalkan pada 2 Juni.
Jaminan ditetapkan sebesar US$ 5.000, dengan syarat termasuk tidak melakukan kontak dengan korban yang diduga dan perintah yang melarang Norton memiliki atau menguasai senjata apa pun. Jika dinyatakan bersalah, Norton dapat menghadapi hukuman lebih dari 15 tahun penjara atas dakwaan penyerangan berat.
Foto: Unsplash. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
