Operasi militer AS terhadap perdagangan narkoba menewaskan tiga orang di Pasifik

Operasi militer AS terhadap perdagangan narkoba menewaskan tiga orang di Pasifik
Operasi militer AS terhadap perdagangan narkoba menewaskan tiga orang di Pasifik (Foto: X @Southcom)

Militer Amerika Serikat kembali melakukan serangan mematikan terhadap sebuah kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba di Samudra Pasifik Timur, mengakibatkan tiga orang tewas.

Menurut laporan The New York Post, operasi tersebut dilakukan pada Rabu lalu (18) dan diumumkan oleh Komando Selatan AS (SOUTHCOM).

Menurut pihak berwenang, kapal itu dioperasikan oleh individu yang diklasifikasikan sebagai “narko-teroris” dan diduga sedang berlayar melalui rute-rute yang dikenal sebagai jalur perdagangan narkoba. Aksi tersebut disahkan oleh Jenderal Francis L. Donovan dan dilaksanakan oleh satuan tugas gabungan yang didedikasikan untuk operasi di wilayah tersebut.

Operasi militer AS terhadap perdagangan narkoba menewaskan tiga orang di Pasifik (Foto: X @Southcom)
Operasi militer AS terhadap perdagangan narkoba menewaskan tiga orang di Pasifik (Foto: X @Southcom)

Serangan ini merupakan bagian dari kampanye militer AS yang lebih luas terhadap jaringan perdagangan narkoba di Amerika Latin, yang telah diperkuat sejak September. Menurut perkiraan yang diberitakan media, lebih dari 200 orang telah tewas dalam operasi serupa di Karibia dan Pasifik Timur.

Pemerintah AS menyatakan bahwa target-target tersebut merupakan bagian dari organisasi kriminal yang ditetapkan sebagai organisasi teroris dan bahwa operasi itu bertujuan untuk menghentikan aliran narkoba ke negara tersebut.

Namun, kampanye ini telah menjadi sasaran kritik dari anggota parlemen dan organisasi hak asasi manusia, yang mempertanyakan legalitas dan transparansi aksi militer tersebut di laut lepas.

Foto dan video: X @Southcom. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top