
Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara mengumumkan bahwa mereka akan mengerahkan pesawat ke Pituffik Space Base, satu-satunya pangkalan militer Amerika Serikat yang berlokasi di Greenland.
Informasi tersebut disampaikan oleh komando melalui akun resminya di jejaring sosial X.
Menurut pernyataan tersebut, pesawat-pesawat akan tiba di pangkalan tersebut dalam waktu dekat. Infrastruktur pangkalan itu baru-baru ini telah mendapatkan persetujuan untuk dimodernisasi.
Operasi akan dilakukan bersama dengan aset udara yang berbasis di wilayah kontinental Amerika Serikat dan Kanada, guna mendukung kegiatan NORAD yang telah lama direncanakan dan didasarkan pada kerja sama pertahanan antara kedua negara serta Kerajaan Denmark.

NORAD menyatakan bahwa kegiatan tersebut dikoordinasikan dengan pemerintah Denmark dan bahwa seluruh kekuatan yang terlibat beroperasi dengan otorisasi diplomatik yang diperlukan. Pemerintah Greenland juga telah diberi tahu sebelumnya mengenai kegiatan yang direncanakan. Menurut komando, operasi semacam ini secara rutin dilakukan sebagai bagian dari pertahanan Amerika Utara.
Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap Greenland, menyusul pernyataan terbaru dari Donald Trump terkait kepentingan strategis Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Pernyataan presiden AS tersebut memicu reaksi politik dan diplomatik dari Denmark serta otoritas Greenland, yang menegaskan kembali bahwa kedaulatan wilayah tersebut tidak dapat dinegosiasikan. Namun, pejabat militer Amerika Serikat menekankan bahwa pengerahan pesawat ini merupakan bagian dari kegiatan NORAD yang telah direncanakan sebelumnya dan tidak mencerminkan perubahan resmi dalam kebijakan pertahanan.
Pituffik Space Base merupakan titik sentral dalam sistem peringatan dini terhadap ancaman udara dan rudal. Sekitar 150 personel militer Amerika Serikat bertugas di pangkalan tersebut bekerja sama dengan sekutu. Fasilitas ini didirikan selama Perang Dunia II dan memperoleh relevansi strategis pada era Perang Dingin, ketika dikenal sebagai Pangkalan Udara Thule. Pada tahun 2023, pangkalan ini berada di bawah kendali Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat dan menerima penamaan resminya saat ini.
Pentagon berencana menginvestasikan hingga 25 juta dolar AS untuk modernisasi pangkalan tersebut, dengan prioritas pada pemulihan dan peningkatan landasan pacu.
NORAD bertanggung jawab atas pengendalian wilayah udara dan ruang dekat Bumi, peringatan dini terhadap serangan udara atau rudal, serta pertahanan udara dan pertahanan rudal Amerika Serikat dan Kanada, dengan memanfaatkan radar, pesawat tempur, pesawat peringatan dini, dan satelit khusus.
Sumber dan gambar: North American Aerospace Defense Command – X @NORADCommand. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
