
Nissan LEAF terbaru baru saja meraih salah satu penghargaan paling menarik dan bergengsi di industri otomotif: dinobatkan sebagai Pemenang Utama 2026 Women’s Worldwide Car of the Year (WWCOTY), penghargaan yang dinilai secara eksklusif oleh jurnalis otomotif perempuan dari berbagai negara.
Pengakuan ini menarik perhatian bukan hanya karena hasilnya, tetapi juga karena sejarah model tersebut. Diluncurkan pertama kali pada tahun 2010, LEAF merupakan mobil listrik produksi massal pertama di dunia, yang membantu membuka jalan bagi popularisasi kendaraan listrik jauh sebelum perlombaan global menuju elektrifikasi seperti sekarang.
Mobil listrik yang mencetak sejarah
Lebih dari 15 tahun kemudian, LEAF memasuki generasi ketiganya dengan proyek yang sepenuhnya diperbarui. Model baru ini mengusung desain yang lebih modern, jangkauan yang lebih jauh, serta teknologi yang lebih intuitif, sambil tetap mempertahankan konsep sebagai mobil listrik yang mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Karakteristik tersebut menjadi faktor penting yang membuat model ini menonjol di antara 55 kendaraan pesaing yang dievaluasi dalam edisi penghargaan tahun 2026.
WWCOTY menilai mobil berdasarkan faktor-faktor yang secara langsung memengaruhi pengalaman nyata pengemudi, seperti keselamatan, kepraktisan, desain, nilai, dan dampak lingkungan.
Dewan juri terdiri dari 86 jurnalis otomotif perempuan dari lebih dari 50 negara, menjadikan penghargaan ini salah satu evaluasi industri yang paling luas.
Bukan satu-satunya penghargaan
Menariknya, model ini sudah menarik perhatian juri bahkan sebelum meraih gelar utama. Pada awal 2026, Nissan LEAF terbaru juga terpilih sebagai Mobil Kompak Terbaik tahun ini oleh WWCOTY.
Dengan kemenangan keseluruhan ini, model tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu mobil listrik paling berpengaruh dalam sejarah, menunjukkan bahwa bahkan setelah lebih dari satu dekade di pasar, mobil ini masih mampu berinovasi dan menarik audiens baru.
Sumber dan gambar: Nissan. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
