Militer Ukraina melatih pasukan AS untuk menggunakan sistem deteksi drone di Arab Saudi

Militer Ukraina melatih pasukan AS untuk menggunakan sistem deteksi drone di Arab Saudi
Militer Ukraina melatih pasukan AS untuk menggunakan sistem deteksi drone di Arab Saudi (Foto: U.S. Army)

Militer Ukraina sedang melatih pasukan AS untuk menggunakan sistem deteksi drone mereka, Sky Map, yang baru-baru ini diluncurkan di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.

Menurut laporan kantor berita Reuters, yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut, para spesialis Ukraina tiba di pangkalan itu untuk melatih personel Amerika dalam mendeteksi drone Iran Shahed dan mengoordinasikan serangan dengan interceptor.

Sky Map dibuat oleh perusahaan Ukraina Sky Fortress dengan dukungan program Brave1. Perangkat lunak ini memproses data dari radar dan jaringan lebih dari 10.000 sensor akustik, memungkinkan militer melacak ancaman melalui panel interaktif dengan peta dan siaran video.

Teknologi ini diperkenalkan dalam beberapa pekan terakhir di pangkalan AS di Arab Saudi untuk melindungi fasilitas tersebut dari serangan drone yang sebelumnya menyebabkan kehancuran pesawat dan kematian seorang tentara.

Perlu diingat bahwa bantuan dari Ukraina datang sekitar satu bulan setelah Presiden AS Donald Trump secara terbuka menolak tawaran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk membantu AS dalam menghadapi drone Iran. Saat itu, Trump mengatakan kepada Fox News bahwa negara tersebut tidak membutuhkan dukungan eksternal untuk perlindungan dari drone.

Foto: U.S. Army. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top