Mesir menerima batch baru jet tempur Rafale Prancis

Mesir menerima batch baru jet tempur Rafale Prancis
Mesir menerima batch baru jet tempur Rafale Prancis (Foto: AT_AeroSpot)

Dassault telah memulai putaran baru pengiriman jet tempur Rafale ke Mesir, memperluas modernisasi Angkatan Udara Mesir di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Menurut informasi dari situs Militarnyi, pesawat-pesawat tersebut merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani pada 2021 untuk pembelian 31 jet tempur Rafale tambahan.

Kontrak tahun 2021, yang bernilai sekitar €3,75 miliar, melengkapi pembelian awal 24 Rafale oleh Mesir pada 2015.

Ketika seluruh pengiriman selesai, negara tersebut diperkirakan akan mengoperasikan armada berjumlah 55 pesawat model ini, menjadikannya operator Rafale terbesar di luar Eropa.

Mesir menerima batch baru jet tempur Rafale Prancis
(Foto: AT_AeroSpot)

Rafale dianggap sebagai salah satu jet tempur Barat utama saat ini, mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, pengintaian, dan peperangan maritim.

Para analis menyebut Mesir telah mempercepat investasi militernya untuk memperkuat posisi regional dan mendiversifikasi pemasok persenjataan di luar Amerika Serikat dan Rusia.

Pengiriman baru ini juga terjadi pada saat aktivitas militer Mesir meningkat di Timur Tengah. Baru-baru ini, jet tempur Rafale Mesir dikirim ke Uni Emirat Arab dalam operasi yang terkait dengan meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran.

Sumber: Militarnyi. Foto: AT_AeroSpot. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top