
MBDA mengumumkan keberhasilan penyelesaian penembakan pertama CROSSBOW, sebuah kemampuan serangan jarak jauh baru yang diluncurkan dari darat. Uji coba tersebut berlangsung pada Desember 2025 dan Februari 2026, menandai kemajuan penting dalam pengembangan sistem yang dipercepat, yang bergerak dari tahap desain ke demonstrasi nyata hanya dalam sembilan bulan.
Hal ini penting karena menunjukkan bagaimana industri pertahanan Eropa berupaya merespons kebutuhan medan perang saat ini dengan lebih cepat. Alih-alih mengembangkan produk selama bertahun-tahun, MBDA menyatakan telah berinvestasi lebih awal pada CROSSBOW untuk menghadirkannya dalam tahap yang sudah matang dan siap bagi calon pelanggan, bahkan sebelum penandatanganan kontrak khusus.
CROSSBOW dikembangkan dengan pendekatan modular, menggunakan komponen militer dan komersial yang sudah tersedia di pasar. Menurut perusahaan, pendekatan ini memungkinkan percepatan produksi, pengurangan kompleksitas, serta penyesuaian sistem sesuai kebutuhan masing-masing operator, termasuk perubahan pada jangkauan, navigasi, daya tahan, integrasi dengan platform, dan kemampuan serangan.

Konsep “serangan jarak jauh” mengacu pada kemampuan untuk menghantam target pada jarak besar dari peluncur berbasis darat. Jenis sistem ini semakin menonjol dalam konflik-konflik terbaru karena memungkinkan angkatan bersenjata memperluas jangkauan tanpa bergantung sepenuhnya pada pesawat berawak atau platform yang lebih mahal dan kompleks.
Menurut MBDA, CROSSBOW bergerak dari papan gambar ke penembakan nyata dalam waktu kurang dari satu tahun, dengan memanfaatkan jaringan perusahaan kecil dan menengah, pemasok utama dari Inggris, serta mitra Eropa. Tujuannya adalah menciptakan persenjataan yang dapat diproduksi dalam skala besar mulai 2026, sejalan dengan tekanan untuk meningkatkan volume peralatan di sektor pertahanan.
Hal yang menarik perhatian adalah peluncuran dari platform darat, dengan rudal meninggalkan kendaraan dalam kecepatan tinggi dan membentuk jejak api serta asap di langit. Adegan ini memperkuat peran kendaraan militer sebagai basis bergerak untuk sistem jarak jauh, sekaligus mendekatkan tema ini dengan dunia otomotif dan mobilitas taktis.
MBDA juga menyatakan bahwa pihaknya berniat meningkatkan produksi sebesar 40% pada 2026 dibandingkan dengan 2025. CROSSBOW kini menjadi bagian dari portofolio serangan perusahaan sebagai solusi yang berfokus pada keseimbangan antara kemampuan, biaya lebih rendah, produksi berskala besar, dan adaptasi cepat terhadap ancaman modern.
MBDA announces successful #CROSSBOW firings, marking a key milestone in ground-launched #DeepStrike 🚀
Conducted in Dec 2025 & Feb 2026, it moved from design to demo in 9 months. Its modular design delivers range, lethality & survivability.
🔗 Read more: https://t.co/TNFvtpCNVR pic.twitter.com/T4GFAQIcfM
— MBDA UK (@MBDA_UK) June 20, 2026
Sumber dan gambar: MBDA. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
