
Drone Summit 2025 menyoroti kemajuan otomasi angkatan laut dengan peluncuran Fog, kendaraan tak berawak serang permukaan buatan Latvia
Dalam acara Drone Summit 2025, perusahaan teknologi Latvia NEWT21 secara resmi memperkenalkan Fog, drone serang permukaan modern yang dirancang untuk misi angkatan laut tingkat lanjut. Acara ini menegaskan tren global yang berkembang dalam penerapan sistem tak berawak di armada laut dunia.
+ Video: Spanyol uji teknologi rahasia melawan rudal dan drone pada tank Leopard
Fog dipamerkan dalam ukuran sebenarnya, memperlihatkan bodi modular ringan yang terbuat dari serat karbon diperkuat aramida. Kapal ini memiliki bobot 135 kg dan mampu membawa muatan hingga 200 kg.
Spesifikasi teknis
- Panjang: 4,5 meter
- Lebar: 1,5 meter
- Berat: 135 kg
- Daya angkut: 100 hingga 200 kg
- Propulsi: mesin jet air 90 hp
- Kecepatan jelajah: 50 km/jam
- Kecepatan maksimum: 78 km/jam
- Durasi navigasi: lebih dari 2,5 jam
- Jangkauan estimasi: antara 200 hingga 900 km, tergantung beban
Kendaraan ini juga dilengkapi sistem optoelektronik siang/malam dengan kamera TV di bagian haluan, serta penerima GNSS dan perlengkapan komunikasi terintegrasi. Antena Starlink dapat ditambahkan untuk kontrol jarak jauh melalui satelit, seperti pada drone laut Ukraina.
“Hal ini memungkinkan drone beroperasi pada jarak jauh dengan kontrol yang andal, bahkan dalam lingkungan yang penuh dengan perang elektronik (EW),” jelas perwakilan perusahaan kepada portal Militarnyi.
Fog dapat dioperasikan dari platform udara, kapal induk, atau pos komando darat, dan dilengkapi dengan berbagai sistem navigasi redundan untuk menahan gangguan elektronik.
Menggabungkan otonomi, kecepatan, dan kemampuan serang, drone baru Latvia ini tampil sebagai solusi serbaguna untuk misi patroli, serangan, dan sabotase di medan perang maritim modern.
Sumber dan gambar: Instagram @newt21.official. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
