Kelas Trump: AS merencanakan USS Defiant, kapal tempur permukaan terbesar sejak Perang Dunia II

USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command
USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana untuk mengembangkan jenis baru kapal perang permukaan berukuran besar bagi United States Navy, yang ia sebut sebagai “battleship”. Proyek ini mencakup pembentukan apa yang disebut kelas Trump (Trump Class), dengan kapal utama yang direncanakan bernama USS Defiant.

Menurut presiden, USS Defiant yang diusulkan akan menjadi kapal tempur permukaan terbesar milik Amerika Serikat sejak Perang Dunia II, melampaui ukuran seluruh kelas penjelajah dan kapal perusak yang saat ini bertugas di Angkatan Laut AS.

+ Kecelakaan tewaskan Vince Zampella, pencipta Call of Duty, pada usia 55 tahun

Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah presentasi yang digelar di perpustakaan properti Trump di Mar-a-Lago, Florida, dengan kehadiran Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional.

+ Video: Trump mengumumkan kelas Trump dan USS Defiant, raksasa angkatan laut baru Amerika Serikat
USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command
USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command

Menurut Trump, kapal-kapal baru tersebut dapat menggantikan armada Angkatan Laut saat ini, yang ia gambarkan sebagai “tua, aus, dan usang”. Unit-unit kelas Trump akan menjadi bagian dari “Armada Emas” di masa depan, yang dirancang untuk memperkuat kemampuan angkatan laut Amerika Serikat menghadapi Tiongkok dan calon lawan lainnya, sekaligus mencerminkan standar estetika yang dihargai oleh presiden.

USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command
USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command

“Dalam perancangan kapal-kapal ini, Angkatan Bersenjata Amerika Serikat akan bekerja bersama saya, karena saya sangat menghargai estetika,” ujar Trump.

“Kapal-kapal perang” baru tersebut, menurut presiden, akan dilengkapi dengan beragam persenjataan canggih, termasuk rudal generasi terbaru, senjata hipersonik, railgun listrik, rudal jelajah, serta “laser paling canggih di dunia”. Trump juga menyatakan bahwa kapal-kapal ini akan memiliki perkiraan bobot benaman antara 30.000 hingga 40.000 ton dan akan dibangun sepenuhnya di galangan kapal Amerika Serikat.

Poin lain yang disoroti adalah penggunaan teknologi baru. Menurut Trump, kapal-kapal kelas Trump akan “dikendalikan oleh kecerdasan buatan”, meskipun tidak disampaikan rincian teknis lebih lanjut mengenai tingkat otomasi atau penggunaan operasional sistem tersebut.

Rencana awal mencakup pembangunan dua kapal kelas Trump, diikuti oleh delapan unit tambahan pada tahap selanjutnya. Secara keseluruhan, Trump menyatakan berniat memesan antara 20 hingga 25 unit, yang menurutnya akan berfungsi sebagai “kapal andalan baru United States Navy”.

“Mereka akan membantu mempertahankan superioritas militer Amerika, menghidupkan kembali industri galangan kapal Amerika, dan menanamkan rasa takut pada musuh-musuh Amerika di seluruh dunia,” tutup presiden.

USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command
USS Defiant. Foto: Naval Sea Systems Command

Sumber dan gambar: Naval Sea Systems Command | U.S. Naval Institute X @NavalInstitute. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top