
HMS Trent berangkat menuju Karibia, tempat kapal patroli Angkatan Laut Kerajaan Inggris itu akan berpartisipasi dalam operasi pemberantasan narkotika, dukungan kemanusiaan selama musim badai, serta kunjungan ke wilayah seberang laut Inggris di kawasan tersebut.
Kapal tersebut meninggalkan Britania Raya setelah menjalani pelatihan intensif selama beberapa minggu dan akan kembali beroperasi dalam kemitraan dengan Penjaga Pantai Amerika Serikat serta sekutu regional.
Dalam misi terakhirnya di Karibia pada 2024, HMS Trent menyita muatan ilegal senilai sekitar US$1,02 miliar dan menemukan sebuah kapal selam yang digunakan oleh para penyelundup, dalam operasi yang dianggap bersejarah oleh Angkatan Laut Inggris. Kini, kapal tersebut akan melanjutkan operasi patroli dan penindakan terhadap perdagangan ilegal maritim di salah satu jalur utama kejahatan terorganisasi internasional.
Selain misi keamanan, HMS Trent juga akan membawa para spesialis tanggap bencana, termasuk insinyur dan operator drone, untuk bertugas selama musim badai Atlantik, yang berlangsung antara Juni dan November.
Kapal itu juga akan mengunjungi komunitas di wilayah seberang laut Inggris untuk menilai kebutuhan lokal dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi badai. Pada 2025, setelah Badai Melissa melanda Jamaika, kapal tersebut ikut serta dalam perbaikan darurat di sekolah-sekolah dan rumah sakit.

Sebelum secara resmi memulai misi Atlantic Patrol (North), HMS Trent akan singgah di New Orleans, Amerika Serikat, untuk berpartisipasi dalam acara Sail 250, sebuah perayaan internasional untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika.
Setelah kunjungan tersebut, kapal akan menjalani pemeliharaan sebelum memulai patroli tahunan tetap Angkatan Laut Kerajaan Inggris di Karibia.
Happy hunting ground@HMSTrent is returning to the Caribbean for hurricane season operations and to hunt smugglers – a task she’s been particular adept at after seizing £750m of drugs in 2024.
Before that, though, it’s a trip to New Orleans for #Sail250https://t.co/nhxkLaTucm pic.twitter.com/sbp9Y7FE7r
— Royal Navy (@RoyalNavy) May 7, 2026
Sumber: UK Defence Journal | Foto: X @RoyalNavy | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
