
Pemerintah Kanada telah memesan enam jet jarak jauh Bombardier Global 6500, memperkuat kemampuan transportasi strategis dan dukungan Angkatan Udara Kanada (RCAF).
Menurut pengumuman resmi, pesawat tersebut akan digunakan untuk berbagai misi, termasuk transportasi multiguna, operasi dukungan, evakuasi medis, misi kemanusiaan, respons terhadap bencana alam, serta tugas-tugas yang berkaitan dengan keamanan nasional.
+ Video: drone tempur siluman CH-7 melakukan debut penerbangan di barat laut Tiongkok
Pemilihan Global 6500 mencerminkan kebutuhan akan platform yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai skenario operasional. Model ini merupakan jet bisnis jarak jauh dengan jangkauan sekitar 12.200 kilometer, kecepatan jelajah sekitar 900 km/jam, dan plafon operasional sekitar 15.500 meter. Dilengkapi dengan mesin Rolls-Royce BR710, Global 6500 dirancang untuk penerbangan antarbenua dan mampu beroperasi dari landasan pacu yang relatif pendek, sehingga meningkatkan fleksibilitasnya dalam operasi militer dan kemanusiaan.
Jet-jet baru ini akan menggantikan empat pesawat yang saat ini beroperasi di Skuadron ke-412 Angkatan Udara Kanada, yang terdiri dari dua Challenger 604 dan dua Challenger 650. Meskipun pesawat-pesawat tersebut baru beberapa tahun dioperasikan, pemerintah memilih untuk melakukan modernisasi armada guna memperoleh jangkauan yang lebih jauh, kinerja yang lebih baik, dan fleksibilitas operasional yang lebih tinggi.
Kontrak pengadaan enam Global 6500 tersebut bernilai sekitar US$ 400 juta. Pengiriman pesawat pertama dijadwalkan pada musim panas 2027, menandai dimulainya proses penggantian armada secara bertahap. Diharapkan jet-jet baru ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Kanada untuk merespons secara cepat dan efisien terhadap misi domestik maupun internasional.
Sumber dan gambar: X @Bombardier. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
