
Kegagalan sistem roda pendaratan diduga menyebabkan kecelakaan di wilayah Lipetsk
Sebuah jet tempur pencegat MiG-31 jatuh pada hari Jumat di wilayah Lipetsk, Rusia, selama penerbangan latihan. Menurut Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, insiden tersebut terjadi selama fase pendekatan pendaratan ketika sistem pelepasan roda pendaratan mengalami kegagalan.
Pesawat yang tidak bersenjata itu jatuh di daerah berhutan di distrik Chaplyginsky. Kedua awak berhasil melontarkan diri tepat waktu dan ditemukan tidak lama kemudian oleh tim penyelamat. Kedua pilot dirawat di rumah sakit dengan luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.
MiG-31 adalah jet tempur supersonik dua kursi yang dikembangkan pada tahun 1970-an berdasarkan MiG-25. Dirancang untuk mencegat target udara pada ketinggian dan kecepatan tinggi, model ini merupakan salah satu pesawat utama dalam pertahanan udara Rusia. Beberapa versinya, seperti MiG-31K, telah dimodifikasi untuk meluncurkan rudal aeroballistis Kinzhal.
Senjata utamanya termasuk rudal udara-ke-udara jarak jauh R-33 dan R-37, yang mampu menyerang target hingga ratusan kilometer jauhnya.
+ Video: Jet tempur MiG-31 mensimulasikan intersepsi rudal musuh selama latihan Finval-2023

Sumber dan gambar: Telegram @mod_russia | militarnyi. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
