Jet tempur Spanyol kawal pesawat yang membawa Paus Leo XIV kembali ke Roma setelah insiden teknis

Jet tempur Spanyol kawal pesawat yang membawa Paus Leo XIV kembali ke Roma setelah insiden teknis. Foto: Angkatan Udara Spanyol
Jet tempur Spanyol kawal pesawat yang membawa Paus Leo XIV kembali ke Roma setelah insiden teknis. Foto: Angkatan Udara Spanyol

Kepulangan Paus Leo XIV ke Roma berubah menjadi operasi udara khusus setelah masalah teknis mencegah pesawat yang semula dijadwalkan untuk penerbangan kepausan lepas landas dari Bandara Tenerife-Los Rodeos, di Kepulauan Canary.

Menurut informasi yang dirilis oleh Vatican News, Paus kembali ke Roma dengan pesawat yang disediakan oleh Raja Felipe VI dari Spanyol. Penerbangan tersebut lepas landas tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat, dengan perkiraan tiba di ibu kota Italia sekitar pukul 23.00 waktu Roma.

Jet tempur Spanyol kawal pesawat yang membawa Paus Leo XIV kembali ke Roma setelah insiden teknis. Foto: Angkatan Udara Spanyol
Jet tempur Spanyol kawal pesawat yang membawa Paus Leo XIV kembali ke Roma setelah insiden teknis. Foto: Angkatan Udara Spanyol

Pesawat yang digunakan merupakan milik Ala 45 Angkatan Udara Spanyol, unit yang bertanggung jawab atas misi transportasi pejabat, termasuk keluarga kerajaan, anggota pemerintah, dan delegasi resmi. Selama perjalanan, pesawat tersebut mendapat pengawalan dari jet tempur Ala 46, unit yang berbasis di Kepulauan Canary dan bertugas menjalankan misi pertahanan udara di wilayah tersebut.

Kontras antara jet putih dengan tulisan “Reino de España” dan jet tempur militer yang terbang dalam formasi, keduanya berada di atas lapisan awan, menarik perhatian dalam gambar-gambar tersebut. Adegan itu menegaskan sifat luar biasa dari misi tersebut: bukan sekadar mengganti pesawat komersial, melainkan dengan cepat mengorganisasi respons terkoordinasi yang melibatkan aset resmi penerbangan Spanyol.

@EjercitoAire
Foto: X @EjercitoAire

Kepala negara dan pemimpin agama mengerahkan protokol keamanan dan logistik yang jauh melampaui perjalanan biasa. Ketika terjadi kegagalan teknis pada pesawat jenis ini, prioritasnya adalah memastikan kelanjutan perjalanan, keselamatan, dan kendali operasional, terutama dalam perjalanan internasional yang menjadi sorotan besar.

Tim Takhta Suci dan para jurnalis yang mendampingi penerbangan kepausan, masih menurut Vatican News, akan kembali kemudian dengan pesawat terpisah yang disediakan oleh Iberia. Reaksi cepat Angkatan Udara Spanyol mendapat pujian di media sosial, terutama karena penyediaan pesawat resmi dan pengawalan yang dilakukan saat keberangkatan dari Kepulauan Canary menuju ibu kota Italia.

Sumber: Vatican News / Angkatan Udara Spanyol / X. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top