Jepang mengungkap rencana ekspansi militer besar-besaran di luar angkasa

Jepang mengungkap rencana ekspansi militer besar-besaran di luar angkasa
Jepang mengungkap rencana ekspansi militer besar-besaran di luar angkasa (Foto: Reproduksi / JSDF)

Jepang mengungkap rencana untuk memperluas kemampuan militernya di luar angkasa, termasuk satelit baru, sistem pemantauan orbital, dan perluasan besar terhadap kekuatan militer antariksa negara tersebut.

Menurut situs Defence Blog, Kementerian Pertahanan Jepang merilis sebuah dokumen yang merinci penguatan kemampuan antariksa negara itu di tengah meningkatnya ancaman dari Tiongkok dan kemajuan senjata hipersonik.

Fokus utama dari ekspansi ini adalah Space Operations Group yang baru, sebuah struktur yang terkait dengan Japan Air Self-Defense Force (JSDF) dan diperkirakan akan mencapai sekitar 880 personel pada akhir tahun fiskal 2026. Kelompok ini akan bertanggung jawab atas operasi pengawasan antariksa, intelijen orbital, pemantauan gangguan terhadap satelit, serta dukungan bagi operasi militer.

Rencana tersebut juga mencakup peluncuran satelit yang ditujukan untuk mendeteksi kendaraan hipersonik, serta sistem yang mampu melacak gangguan elektronik, serangan siber, dan pergerakan mencurigakan di orbit Bumi. Sebagian proyek melibatkan perusahaan Jepang seperti Canon Electronics, IHI Aerospace, dan JAXA.

Menurut pemerintah Jepang, investasi dalam pertahanan antariksa meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Anggaran sektor ini naik dari sekitar 79 miliar yen pada 2022 menjadi sekitar 540 miliar yen pada 2025.

Dokumen yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Jepang secara langsung menyebut pertumbuhan kehadiran Tiongkok di luar angkasa sebagai salah satu kekhawatiran strategis utama negara tersebut. Menurut data yang disampaikan Jepang, armada satelit militer Tiongkok telah meningkat hampir enam kali lipat sejak 2012.

+ Rusia menggelar latihan nuklir besar dengan rudal Iskander-M dan partisipasi Belarus

Sumber dan gambar: Reproduksi / Defence Blog / JSDF. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top