
Jeep Wrangler bermesin V-8 kembali untuk tahun 2026. Merek tersebut baru saja mengumumkan edisi terbatas khusus bagi para penggemar SUV bertenaga ini.
Pada awal 2025, Jeep sudah mengumumkan bahwa Wrangler V-8 akan tetap diproduksi setidaknya selama satu tahun lagi, membuat para penggemar sangat antusias. Kini, pabrikan tersebut mengumumkan Wrangler Moab 392 untuk 2026.

SUV ini dilengkapi dengan roda 17 inci dengan sistem beadlock, rasio gardan 4,56, dan kotak transfer Selec-Track full-time dengan rasio 2,72:1. Selain itu, terdapat sistem knalpot dua mode serta asupan udara dingin dengan pemisah air.
Mesin V-8 6,4 liter tetap menghasilkan tenaga 470 hp dan torsi 637 Nm seperti sebelumnya, dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Di bagian eksterior, Moab 392 2026 hadir dengan atap hardtop sewarna bodi, pelindung samping, fender yang juga sewarna bodi, serta kait derek berwarna hitam.
Untuk interiornya, model ini menawarkan jok berpemanas berlapis kulit Nappa hitam, sistem audio premium Alpine, dan layar infotainment 12,3 inci.
Anda juga dapat menambahkan beberapa opsi tambahan, seperti sunroof elektrik Sky One-Touch, winch WARN berkapasitas 3,6 ton, serta karpet karet all-weather.

Model pada foto menampilkan warna ungu tua baru bernama Reign, salah satu dari beberapa warna edisi terbatas terbaru. Pilihan lain mencakup Goldilocks, Joose, Earl Grey, dan Tuscadero.
Seperti semua model Wrangler terbaru, versi 392 juga dilengkapi “sistem engsel pintu yang ditingkatkan” dari Jeep, yang dirancang untuk mempercepat proses pelepasan pintu.
Wrangler edisi terbatas ini memiliki harga awal US$ 81.990 (termasuk biaya pengiriman US$ 1.995). Ini US$ 20.000 lebih murah dibanding Wrangler 392 tahun 2025, yang memiliki harga awal US$ 101.990.

Pesanan sudah dibuka dan produksi diperkirakan dimulai dalam beberapa bulan ke depan. Moab 329 adalah model pertama dari 12 Wrangler edisi terbatas yang diluncurkan Jeep sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-85 merek tersebut.
“Komunitas kami menyuarakan pendapatnya, dan kami mendengarnya. Mesin Hemi V-8 6,4 liter akan tetap menjadi kekuatan utama dalam lini Jeep,” ujar Bob Broderdorf, CEO Jeep.
Foto: Jeep. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
