
Kesepakatan senilai 301 juta dolar mencakup persenjataan, dukungan teknis, pengujian, dan peralatan kriptografi untuk mengintegrasikan senjata tersebut ke jet F-35 Italia
Italia mengambil langkah penting untuk memperkuat kemampuan serangan strategisnya dengan meminta Amerika Serikat menjual 100 rudal jelajah AGM-158B/B-2 JASSM-ER, senjata jarak jauh yang kompatibel dengan jet siluman F-35. Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui transaksi senilai 301 juta dolar tersebut dan secara resmi memberi tahu Kongres melalui Defense Security Cooperation Agency (DSCA).
+ Video: Setelah lebih dari satu dekade, Argentina kembali memiliki jet tempur supersonik
Menurut pemberitahuan resmi, selain rudal, paket ini juga mencakup peralatan uji rahasia, kontainer, perangkat enkripsi KGV-135A, suku cadang, perlengkapan, perangkat lunak, dokumentasi teknis, layanan pengiriman, serta dukungan rekayasa dari pemerintah AS dan kontraktor. Kesepakatan tersebut juga mencakup dukungan berkelanjutan untuk memastikan integrasi penuh senjata ini ke platform tempur Italia.

Jangkauan hingga 1.000 km dan presisi tinggi
AGM-158B JASSM-ER adalah salah satu rudal udara-ke-permukaan tercanggih di arsenal Barat. Dengan jangkauan lebih dari 1.000 km, rudal ini memungkinkan pesawat peluncur tetap berada di luar jangkauan sistem pertahanan udara musuh, meningkatkan kemampuan serangan strategis dan daya tangkal Angkatan Udara Italia.
Rudal ini memiliki panjang 4,27 meter, lebar sayap 2,4 meter, dan berat sekitar 1.021 kg. Hulu ledak penetratif berbahan peledak tinggi seberat 450 kg mampu menghancurkan target-target yang diperkuat seperti bunker, pusat komando, dan infrastruktur kritis.
Sistem pemandunya menggabungkan GPS, navigasi inersial, dan pencarian inframerah, memberikan akurasi dengan margin kesalahan hingga tiga meter.
Lockheed Martin akan bertanggung jawab atas produksi
Kontraktor utama program ini adalah Lockheed Martin, yang berbasis di Orlando, Florida, sekaligus produsen rudal JASSM-ER. Perusahaan ini akan bertanggung jawab atas produksi serta dukungan teknis yang dibutuhkan untuk integrasi dan pengoperasian senjata tersebut.
Dengan akuisisi baru ini, Italia memperkuat kemampuan tempur jarak jauhnya dan melanjutkan modernisasi armada pesawat tempur generasi kelima.
Sumber dan gambar: Lockheed Martin | DSCA. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
