Integrasys mengubah truk militer pensiunan menjadi senjata bergerak anti-drone

Integrasys mengubah truk militer pensiunan menjadi senjata bergerak anti-drone
Integrasys mengubah truk militer pensiunan menjadi senjata bergerak anti-drone (LinkedIn – INTEGRASYS Group)

Perusahaan Spanyol Integrasys memperkenalkan solusi inovatif untuk melawan drone dengan mengubah kendaraan militer lama URO VAMTAC menjadi platform perang elektronik bergerak.

Proyek ini menerima investasi sekitar US$460 ribu dan diperkenalkan dalam sebuah demonstrasi publik yang digelar pada Juni 2026. Gagasan tersebut bertujuan menunjukkan bahwa kemampuan perang elektronik canggih dapat dipasang pada kendaraan yang sudah ada, sehingga mengurangi biaya dan meningkatkan fleksibilitas operasional.

Integrasys mengubah truk militer pensiunan menjadi senjata bergerak anti-drone (LinkedIn - INTEGRASYS Group)
Integrasys mengubah truk militer pensiunan menjadi senjata bergerak anti-drone (LinkedIn – INTEGRASYS Group)

Sistem ini menggabungkan berbagai teknologi dalam satu platform, termasuk koneksi satelit Starlink, perlindungan terhadap gangguan elektronik, komunikasi taktis, dan alat geolokasi sinyal. Tujuannya adalah memungkinkan unit militer mempertahankan komunikasi dan operasi bahkan dalam skenario ketika infrastruktur konvensional telah dihancurkan atau terganggu oleh serangan musuh.

URO VAMTAC Spanyol, 2008. Foto: Wikimedia
URO VAMTAC Spanyol, 2008. Foto: Wikimedia

Salah satu sorotannya adalah sistem Jam CCS, yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi dan memblokir secara selektif sinyal drone serta komunikasi pihak lawan. Berbeda dari jammer tradisional, teknologi ini berupaya menjaga sistem sekutu tetap berfungsi sambil hanya mengganggu target yang telah teridentifikasi. Menurut perusahaan, proses antara deteksi ancaman dan netralisasi sinyal berlangsung sekitar dua detik, waktu yang dianggap sangat penting di lingkungan yang didominasi drone FPV.

Pengalaman yang diperoleh dalam perang di Ukraina memainkan peran penting dalam pengembangan platform ini. Menurut Integrasys, sekitar 70% teknologinya telah dievaluasi dalam kondisi tempur nyata, membantu menyempurnakan kemampuan seperti respons cepat, mobilitas, dan ketahanan terhadap gangguan. Dengan demikian, perusahaan meyakini bahwa sistem perang elektronik bergerak akan semakin penting dalam konflik modern.

Sumber: Defence Blog | Foto: LinkedIn – INTEGRASYS Group | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top