
Angkatan Laut Kerajaan Inggris akan mengirim kapal perusak HMS Dragon ke Timur Tengah, di mana kapal kelas Type 45 tersebut akan diposisikan lebih awal sebelum kemungkinan misi multinasional yang bertujuan melindungi lalu lintas maritim internasional di Selat Hormuz, menurut informasi dari UK Defence Journal.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengonfirmasi pemindahan kapal tersebut. Menurut pernyataan resmi, HMS Dragon akan dikirim ke kawasan itu sebagai bagian dari perencanaan preventif untuk memastikan bahwa Inggris siap berpartisipasi dalam koalisi multinasional di masa depan yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis. Tujuannya adalah untuk menjamin navigasi di selat tersebut segera setelah kondisi memungkinkan operasi dilakukan.
Kapal perusak itu akan dipindahkan dari Mediterania Timur, tempat kapal tersebut sebelumnya bertugas dalam pertahanan pangkalan Inggris yang berada di Siprus. Dengan perubahan ini, kapal dapat segera berpartisipasi dalam operasi defensif apa pun yang mungkin diluncurkan. Kementerian Pertahanan juga menegaskan bahwa misi yang diusulkan akan bersifat “sepenuhnya defensif dan independen”.
HMS Dragon adalah kapal perusak Type 45 keempat dari enam unit milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Diluncurkan pada tahun 2008 dan resmi mulai bertugas pada 2012, kapal ini dirancang terutama untuk pertahanan udara area. Dilengkapi dengan sistem radar canggih serta rudal Aster 15 dan Aster 30, kapal perusak ini mampu menyerang target pada jarak lebih dari 100 kilometer. Kapal ini juga dilengkapi meriam, sistem pertahanan jarak dekat, dan kemampuan mengoperasikan helikopter Wildcat atau Merlin dalam misi tempur dan peperangan anti-kapal selam.
Dragon switches focus to Strait mission.@HMSDragon is heading for the Middle East and a potential mission in the Strait of Hormuz to secure the critical waterway and safeguard freedom of navigation as part of multinational efforts.
Read more: https://t.co/bu8DetbLuz pic.twitter.com/7txaulZ4ZZ— Royal Navy (@RoyalNavy) May 11, 2026
+ Lithuania menerima HIMARS pertama dan memperkuat pertahanan di perbatasan NATO
Sumber: UK Defence Journal | Foto: X @RoyalNavy | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
