Inggris akan mengirim jet tempur, drone, dan kapal perang ke Selat Hormuz

Inggris akan mengirim jet tempur, drone, dan kapal perang ke Selat Hormuz
Inggris akan mengirim jet tempur, drone, dan kapal perang ke Selat Hormuz (Foto: Creative Commons)

Inggris mengumumkan pengiriman jet tempur Typhoon, drone militer, dan sebuah kapal perang untuk ikut serta dalam misi multinasional yang bertujuan melindungi pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur maritim terpenting di dunia untuk pengangkutan minyak.

Menurut situs UK Defence Journal, operasi tersebut akan bersifat “defensif” dan bertujuan menjamin kebebasan navigasi di kawasan itu setelah berbulan-bulan ketegangan yang melibatkan Iran serta serangan terhadap kapal-kapal komersial di Teluk Persia.

Inggris mengonfirmasi akan mengirim kapal perusak HMS Dragon, dari kelas Type 45, selain drone otonom pemburu ranjau dan pesawat Eurofighter Typhoon untuk patroli udara. HMS Dragon sudah dalam perjalanan menuju kawasan tersebut.

Inggris akan mengirim kapal perusak HMS Dragon ke Selat Hormuz
HMS Dragon (X @RoyalNavy)

Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, mengatakan bahwa misi tersebut bertujuan menunjukkan kehadiran yang “independen, kredibel, dan defensif” di Timur Tengah.

“Pendanaan baru untuk sistem otonom pemburu ranjau dan antidrone, jet canggih Typhoon kami, serta HMS Dragon merupakan komitmen yang kuat dan jelas — komitmen untuk memperkuat kepercayaan pelayaran komersial dan mengurangi beban konflik bagi masyarakat di dalam negeri,” katanya.

Misi tersebut akan dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis serta diperkirakan mendapat dukungan dari negara-negara sekutu lainnya. Tujuannya adalah memulihkan keamanan maritim di Selat Hormuz setelah meningkatnya ketegangan militer yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Foto: Creative Commons. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top