Helikopter Presiden India Tenggelam di Helipad — Lihat Videonya!

Foto: Twitter @TheSiasatDaily
Foto: Twitter @TheSiasatDaily

Setelah mendarat, roda helikopter Angkatan Udara India tenggelam ke landasan yang baru saja dicor; masalah segera diatasi tanpa ada korban luka.

Sebuah insiden tidak biasa terjadi selama kunjungan resmi Presiden India Droupadi Murmu ke negara bagian Kerala minggu ini. Helikopter Angkatan Udara India (IAF) yang membawa kepala negara sempat terjebak setelah mendarat di area yang baru dipersiapkan di Rajiv Gandhi Indoor Stadium, distrik Pathanamthitta.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa helikopter tersebut merupakan Mil Mi-17 atau model serupa yang digunakan oleh Angkatan Udara India.

+ Video: Prototipe Kedua Yak-130M Siap untuk Uji Terbang di Rusia

Mil Mi-17. Foto: Pexels
Mil Mi-17. Foto: Pexels

Menurut media lokal seperti NDTV dan Times of India, sebagian dari helipad yang baru dicor amblas di bawah berat helikopter, menyebabkan roda-roda tenggelam sebagian ke permukaan yang masih lembek. Polisi dan petugas pemadam kebakaran di lokasi bergerak cepat dan berhasil melepaskan helikopter dengan mendorongnya secara manual, tanpa menyebabkan kerusakan atau cedera.

Perubahan lokasi pendaratan dilaporkan dilakukan pada menit-menit terakhir karena kondisi cuaca buruk di wilayah Nilackal, yang mengharuskan pembangunan darurat helipad baru. Namun, beton tersebut belum cukup mengeras sebelum pendaratan presiden dilakukan.

Meskipun terjadi insiden tersebut, Presiden Murmu tidak dalam bahaya dan melanjutkan agendanya seperti biasa, termasuk kunjungan ke Kuil Sabarimala. Pemerintah setempat menyatakan akan melakukan peninjauan terhadap prosedur keamanan dan infrastruktur yang digunakan dalam perjalanan resmi.

Video kejadian tersebut, yang memperlihatkan roda helikopter tenggelam dan petugas berlari untuk membantu, dengan cepat menjadi viral di media sosial India, memicu komentar tentang kurangnya perencanaan dan improvisasi dalam operasi tingkat tinggi.

Sumber: NDTV, Times of India | Twitter @TheSiasatDaily. Konten ini dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top