
Angkatan Udara Amerika Serikat mengumumkan keberhasilan penyelesaian uji operasional terakhir helikopter MH-139A Grey Wolf, sebuah pencapaian yang mengizinkan transisi ke tahap produksi penuh (Full-Rate Production).
Setelah enam bulan evaluasi ketat, platform ini dinyatakan lolos dalam hal efektivitas operasional, pemeliharaan, dan kesesuaian untuk misi strategis.
+ Pilot Delta Hindari Tabrakan dengan Pembom B-52 di Langit Dakota Utara
MH-139A Grey Wolf, yang dikembangkan oleh Boeing berdasarkan helikopter sipil Leonardo AW139, dirancang untuk menggantikan UH-1N Huey yang telah lama digunakan selama beberapa dekade. Helikopter baru ini menawarkan peningkatan signifikan: 50% lebih cepat, jangkauan 50% lebih jauh, ruang kabin 30% lebih luas, dan mampu membawa muatan tambahan seberat 2.270 kg.
+ Video: Angkatan Udara AS menerima helikopter MH-139A Grey Wolf pertama

Misi Kritis: Perlindungan Rudal Nuklir
Tugas utama Grey Wolf adalah melindungi infrastruktur darat untuk peluncur rudal balistik antarbenua Minuteman III LGM-30, termasuk patroli, tanggapan terhadap pelanggaran keamanan, dan transportasi cepat tim taktis. Selama pengujian, helikopter ini menunjukkan kemampuan penuh untuk berintegrasi dengan protokol pertahanan rudal yang ada.

Selain kemampuan angkutnya, MH-139A juga dilengkapi dengan sistem avionik modern, kontrol penerbangan otomatis penuh, lapisan baja balistik, tangki bahan bakar tahan benturan, sensor peringatan rudal, sistem penanggulangan elektronik, dan dua senapan mesin eksternal M240.
Rencana Akuisisi Mencakup 84 Unit
Proyek akuisisi Grey Wolf dimulai pada tahun 2018 dengan kontrak awal senilai 285 juta dolar AS untuk 13 unit (LRIP Lot 1), diikuti dengan batch kedua sebanyak 13 unit. Pada tahun 2024, kontrak baru senilai 178 juta dolar AS menambahkan 7 unit lagi, sehingga total menjadi 33 unit yang telah dipesan sejauh ini.
Rencana akhir mencakup pengiriman 84 helikopter dengan total biaya diperkirakan mencapai 2,38 miliar dolar AS. Produksi massal ini menandai langkah penting dalam modernisasi kemampuan udara Angkatan Udara AS untuk misi keamanan nuklir dan operasi strategis lainnya.
Sumber dan gambar: Boeing | X @BoeingDefense. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
