
Helikopter serang Apache AH-64E dari Angkatan Darat Inggris berpartisipasi dalam latihan tembakan langsung yang intensif di Finlandia sebagai bagian dari Latihan Mighty Arrow 25, yang dilaksanakan di bawah komando Operasi Razoredge. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pertahanan kolektif NATO dan meningkatkan interoperabilitas antara pasukan Inggris dan Finlandia.
Resimen ke-3 Korps Udara Angkatan Darat membagikan gambar-gambar latihan ini di media sosial mereka, menyoroti kekuatan tembakan dari Apache dan menegaskan kembali moto mereka: “Latihan bersama, bertarung bersama, menang bersama.” Unit ini merupakan bagian dari tugas udara siaga tinggi yang siap untuk mobilisasi cepat dan dukungan udara yang menentukan dalam skenario pertempuran.
+ Video: Taiwan uji coba roket M30/M31 dengan HIMARS dalam simulasi serangan ke armada Tiongkok
Selama latihan, helikopter Inggris melakukan misi serangan terkoordinasi bersama unit-unit lapis baja dari Brigade Lapis Baja Finlandia (Panssariprikaati). Dalam sebuah posting resmi, brigade tersebut menekankan bahwa operasi ini dalam “mode aksi penuh”, menggarisbawahi pentingnya pasukan yang terlatih dengan baik dan kohesi dalam operasi multinasional. Aktivitas ini menunjukkan komitmen berkelanjutan NATO terhadap posisi pertahanan yang kuat di sisi timur aliansi.
AH-64E Apache: Kekuatan Udara Canggih
AH-64E Apache Guardian, yang diproduksi oleh Boeing, mewakili langkah besar dalam kemampuan serangan udara Inggris. Model ini menggantikan armada lama AH Mk1 dan dirancang untuk menghadapi tantangan pertempuran modern dengan sensor, sistem senjata, dan komunikasi yang diperbarui.
Ditenagai oleh dua mesin General Electric T700-GE-701D, helikopter ini dapat mencapai kecepatan hingga 330 km/jam dan memiliki jangkauan 500 km. Sistem TADS/PNVS canggihnya memberikan deteksi dan akuisisi target dengan kinerja tinggi, bahkan dalam kondisi malam hari atau cuaca buruk.
AH-64E dilengkapi dengan senapan mesin M230 kaliber 30 mm, yang dapat menembakkan hingga 650 peluru per menit, serta membawa rudal AGM-114 Hellfire dan roket Hydra 70. Salah satu keunggulannya adalah kemampuannya untuk mengendalikan drone UAV, yang memperluas jangkauan pengintaian dan kemampuan mematikannya di medan pertempuran.
Pada tahun 2025, Angkatan Darat Inggris menyelesaikan akuisisi 50 unit AH-64E, yang terakhir dikirimkan di pabrik Boeing di Arizona (AS). Pesawat-pesawat ini saat ini berbasis di Wattisham Flying Station di Suffolk dan membentuk inti dari kekuatan serangan udara Inggris.
Sumber dan gambar: X @PanssariPR | UK Defence Journal. Konten ini dibuat dengan dukungan AI dan telah direview oleh tim editorial.
