Griffen menjatuhkan drone Shahed untuk pertama kalinya dan membuka babak baru pertahanan udara di Ukraina

Griffen menjatuhkan drone Shahed untuk pertama kalinya dan membuka babak baru pertahanan udara di Ukraina
Griffen menjatuhkan drone Shahed untuk pertama kalinya dan membuka babak baru pertahanan udara di Ukraina (X @front_ukrainian)

Perusahaan Inggris-Ukraina Firebolt Engineering mengumumkan bahwa drone pencegat jet Griffen miliknya berhasil melakukan intersepsi pertamanya dalam pertempuran dengan menghancurkan drone kamikaze Rusia Shahed (Geran-2).

Menurut pabrikan tersebut, ini merupakan konfirmasi pertama atas peralatan jenis ini yang menembak jatuh Shahed di wilayah Ukraina, sekaligus menunjukkan alternatif baru bagi pertahanan udara terhadap ancaman nirawak.

Drone pencegat jet Griffen. Foto: X @front_ukrainian
Drone pencegat jet Griffen. Foto: X @front_ukrainian

Griffen dibuat untuk menghadapi evolusi drone Rusia, yang mulai menggunakan mesin jet dan mencapai kecepatan jauh lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya. Perubahan ini secara signifikan mengurangi waktu yang tersedia bagi pasukan Ukraina untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan mencegat target, sehingga drone pencegat konvensional bertenaga baling-baling menjadi kurang efektif, terutama di ketinggian tinggi dan di bawah gangguan kuat peperangan elektronik.

Drone pencegat jet Griffen. Foto: X @front_ukrainian
Drone pencegat jet Griffen. Foto: X @front_ukrainian

Dengan kecepatan lebih dari 350 km/jam, jangkauan hingga 120 kilometer, dan kemampuan beroperasi di atas ketinggian 7.500 meter, Griffen berupaya mengisi celah antara drone pencegat tradisional dan sistem pertahanan udara berbasis rudal. Selain itu, para pengembangnya menekankan bahwa perangkat ini menawarkan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan penggunaan rudal darat-ke-udara untuk menetralisir drone berbiaya rendah.

Drone kamikaze Rusia Shahed (Geran-2). Foto: X @front_ukrainian
Drone kamikaze Rusia Shahed (Geran-2). Foto: X @front_ukrainian

Setelah debut tempur yang sukses, Firebolt Engineering menyatakan bahwa perusahaan sedang meningkatkan produksi Griffen, memperkuat rantai pasokannya, dan memperluas dukungan teknis. Perusahaan mengatakan bahwa memenuhi kebutuhan Ukraina adalah prioritasnya, tetapi meyakini bahwa sistem ini juga dapat menarik minat negara-negara NATO dan sekutu lainnya, sementara mereka mengembangkan versi baru dengan otonomi lebih besar serta model jet jarak menengah yang ditujukan untuk misi serangan.

+ Dacia Striker baru debut sebagai crossover yang memadukan SUV, wagon, dan sedan

Sumber: Militarnyi | Foto: X @front_ukrainian | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top