Embraer mendirikan anak perusahaan di India untuk mendorong pertahanan, penerbangan, dan layanan

Embraer mendirikan anak perusahaan di India untuk mendorong pertahanan, penerbangan, dan layanan. Foto: Embraer
Embraer mendirikan anak perusahaan di India untuk mendorong pertahanan, penerbangan, dan layanan. Foto: Embraer

New Delhi, 30 Mei 2025Embraer, perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan asal Brasil, mengumumkan pendirian anak perusahaan penuh di India, dengan kantor pusat berlokasi di AeroCity, New Delhi.

Langkah strategis ini memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar India, dengan membidik peluang di sektor pertahanan, penerbangan komersial, penerbangan bisnis, layanan, dan mobilitas udara perkotaan.

+ Rusia luncurkan kapal pendarat “Vladimir Andreev” untuk Armada Pasifik

Anak perusahaan baru ini melambangkan ekspansi Embraer di India dan bertujuan memperkuat kehadirannya di segmen industri kedirgantaraan dan pertahanan yang sedang berkembang. Sebagai bagian dari inisiatif ini, perusahaan memperluas tim lokalnya, termasuk di bidang korporat, pengadaan, rantai pasokan, dan teknik.

“India adalah pasar utama bagi Embraer, dan ekspansi ini menunjukkan komitmen teguh kami terhadap negara tersebut,” kata Francisco Gomes Neto, Presiden dan CEO Embraer. “Kami sangat antusias untuk memperdalam kolaborasi kami dengan industri kedirgantaraan dan pertahanan India, memanfaatkan keahlian dan teknologi kami untuk berkontribusi pada pertumbuhan negara dan program Make in India.”

Saat ini, sekitar 50 pesawat Embraer dari 11 jenis berbeda beroperasi di India dalam sektor penerbangan komersial, pertahanan, dan bisnis — semuanya didukung oleh jaringan layanan dan pemeliharaan perusahaan di India.

Ekspansi Embraer juga memperkuat hubungan strategis antara Brasil dan India, mendorong pertumbuhan bersama. Partisipasi perusahaan dalam Sidang Umum Tahunan IATA 2025 mendatang di New Delhi menegaskan fokus produsen Brasil ini pada pasar India dan niatnya untuk lebih dekat dengan para pemangku kepentingan utama di sektor penerbangan.

Inisiatif ini mengikuti langkah strategis lainnya baru-baru ini di negara tersebut, termasuk Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Februari 2024 antara Embraer Defesa & Segurança dan Mahindra Defence Systems. Tujuan kemitraan ini adalah mengevaluasi partisipasi bersama dalam program Medium Transport Aircraft (MTA) Angkatan Udara India dengan pesawat angkut taktis C-390 Millennium.

C-390 adalah pesawat multiguna generasi baru, dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional abad ke-21. Pesawat ini unggul karena mampu terbang lebih cepat (470 knot), lebih jauh, dan membawa muatan lebih berat (26 ton) dibandingkan pesawat angkut militer menengah lainnya. Pesawat ini telah beroperasi penuh dan cocok untuk misi transportasi dan penerjunan pasukan dan kargo, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, bantuan kemanusiaan, pemadaman kebakaran, dan pengisian bahan bakar di udara.

Di sektor penerbangan komersial, keluarga E-Jets dari Embraer — yang terdiri dari pesawat narrowbody regional berukuran kecil — menawarkan keuntungan besar bagi konektivitas udara India. Pesawat-pesawat ini memiliki potensi untuk melayani pasar yang belum dijangkau di kota-kota kecil dan menengah, mendukung tujuan India menjadi pusat penerbangan global.

Dampak ini sudah terlihat pada Star Air, maskapai regional India yang hanya mengoperasikan jet Embraer E175 dan ERJ145. Dengan jangkauan lebih jauh daripada pesawat turboprop dan kapasitas di bawah pesawat 180 kursi, E-Jets membantu mengoptimalkan penawaran penerbangan regional di rute dengan permintaan rendah.

Di antara operator pesawat Embraer di India adalah Angkatan Udara India (IAF) dan Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF), yang menggunakan jet Legacy 600 untuk transportasi pejabat dan VIP. Pesawat AEW&C ‘Netra’, yang berbasis pada platform ERJ145, dioperasikan oleh IAF untuk misi peringatan dini dan pengendalian udara.

Sumber dan gambar: Embraer. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial

Back to top