Embraer menampilkan E195-E2 dan KC-390 di Singapore Airshow

KC-390 Millennium. Foto: Embraer
KC-390 Millennium. Foto: Embraer

Singapura – 26 Januari 2026 — Embraer mengumumkan partisipasinya dalam edisi ke-10 Singapore Airshow, yang akan berlangsung pada 3–8 Februari.

Pada ajang tersebut, perusahaan akan memamerkan E195-E2, pesawat dari generasi baru jet regional E2, serta KC-390 Millennium, pesawat angkut taktis multi-misi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan militer masa kini.

+ Perdana Menteri Republik Ceko menyatakan bahwa “tidak akan ada L-159” untuk Ukraina dan mengakhiri perdebatan di pemerintahan Ceko

Menurut pabrikan, kehadiran ini memperkuat komitmen Embraer terhadap kawasan Asia-Pasifik dan menyoroti kemajuan terbaru di berbagai lini bisnis. Di segmen Penerbangan Komersial, Embraer menekankan ekspansi operasional E2 bersama maskapai di kawasan tersebut, termasuk Scoot yang sejak Mei 2024 memperluas jaringannya dengan armada E190-E2; pengoperasian E190-E2 pertama Virgin Australia pada November 2025; serta pemesanan 15 unit E190-E2 oleh All Nippon Airways, dengan opsi untuk lima pesawat tambahan.

Di bidang Pertahanan dan Keamanan, Embraer melaporkan penandatanganan nota kesepahaman dengan Defense Acquisition Program Administration (DAPA), serta berbagai inisiatif yang ditujukan ke pasar India, seperti pembukaan kantor di New Delhi dan kerja sama strategis dengan Grup Mahindra untuk memajukan penawaran KC-390 dalam program Pesawat Angkut Menengah Angkatan Udara India.

E195-E2. Foto: Embraer
E195-E2. Foto: Embraer

Perusahaan juga menyoroti investasi pada pelatihan dan layanan, termasuk pendirian simulator penerbangan penuh (FFS) E-Jets E2 pertama di kawasan Asia-Pasifik di Singapura melalui usaha patungan Embraer-CAE Training Services, yang memperluas dukungan bagi operator regional.

Menurut Francisco Gomes Neto, Presiden dan CEO Embraer, kawasan Asia-Pasifik merupakan pendorong pertumbuhan strategis. Eksekutif tersebut menyatakan bahwa maskapai lokal telah mengadopsi E-Jets dan E2 sebagai aset untuk meningkatkan konektivitas, sementara KC-390 terus mendapatkan daya tarik global berkat fleksibilitas, keandalan, dan efisiensi operasionalnya.

Eve Air Mobility, perusahaan dalam Grup Embraer, juga akan hadir di pameran tersebut. Pada Desember 2025, Eve melaksanakan penerbangan pertama prototipe eVTOL skala penuh tanpa awak, menandai dimulainya kampanye uji terbang. Pengujian diperkirakan akan berlanjut sepanjang 2026, dengan perluasan bertahap pada selubung penerbangan.

Embraer telah beroperasi di kawasan Asia-Pasifik selama hampir lima dekade, sejak 1978. Singapura menjadi pusat operasi regional perusahaan, termasuk pusat distribusi suku cadang dan simulator E2 untuk pelatihan pilot, serta Embraer juga mempertahankan kantor di Beijing, Tiongkok.

Sumber dan gambar: Embraer. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top