
Finnair dan Embraer mengumumkan pada Senin, 23 Maret 2026, sebuah kesepakatan untuk hingga 46 pesawat E195-E2, dalam salah satu keputusan paling penting maskapai Finlandia tersebut untuk pembaruan armada jarak pendeknya.
Paket tersebut mencakup 18 pesanan pasti, 16 opsi, dan 12 hak pembelian. Pesawat-pesawat baru ini akan digunakan untuk menggantikan jet yang lebih tua dalam operasi Finnair serta mendukung strategi perusahaan yang berfokus pada pertumbuhan yang menguntungkan, efisiensi operasional yang lebih tinggi, dan pengurangan emisi.
Investasi terbesar dalam sejarah terbaru Finnair
Menurut CEO Finnair, Turkka Kuusisto, pembelian ini merupakan salah satu langkah terpenting yang pernah dilakukan perusahaan dalam 102 tahun sejarahnya.
“Ini adalah salah satu investasi terbesar dalam sejarah 102 tahun Finnair, dan langkah vital dalam strategi kami. Embraer E2 akan memungkinkan kami memperkuat jaringan Eropa kami dan memanfaatkan peluang pertumbuhan pasar, sekaligus meningkatkan daya saing kami melalui keandalan, fleksibilitas, dan tingkat kenyamanan pelanggan yang tinggi. Yang penting, investasi ini juga mengurangi jejak CO2 kami, sehingga mendorong target iklim kami,” ujar eksekutif tersebut.
Model yang dipilih adalah E195-E2, pesawat generasi baru dari pabrikan Brasil yang terus mendapatkan ruang di antara maskapai yang ingin menekan biaya, meningkatkan pengalaman penumpang, dan beroperasi dengan lebih efisien di rute regional maupun Eropa.
E195-E2 menjanjikan konsumsi lebih rendah, kebisingan lebih kecil, dan kenyamanan lebih baik
Menurut Embraer, E195-E2 dipilih karena menghadirkan efisiensi yang unggul, keandalan tinggi, dan daya tarik kuat bagi penumpang. Pabrikan menegaskan bahwa pesawat ini saat ini merupakan jet lorong tunggal paling senyap yang tersedia dan dapat hingga 35% lebih hemat bahan bakar dibandingkan generasi sebelumnya dari E190 yang saat ini dioperasikan Finnair.
Keunggulan lain yang disorot adalah kabin dengan konfigurasi yang lebih nyaman, tanpa kursi tengah, serta tingkat kebisingan interior yang lebih rendah. Bagi Finnair, hal ini membantu menyelaraskan modernisasi armada dengan target lingkungan dan peningkatan pengalaman perjalanan.
“Embraer merasa terhormat dapat mendukung babak menarik berikutnya bagi Finnair. Kombinasi unik antara efisiensi, kenyamanan, dan keandalan dari E195-E2 memberikan nilai yang signifikan — konsumsi bahan bakar lebih rendah, CO₂ lebih rendah, dan efisiensi ekonomi yang lebih baik. Kami menantikan untuk membantu Finnair memodernisasi armada jarak pendeknya agar dapat melayani permintaan dengan lebih baik, mengurangi emisi, dan mendorong pertumbuhan,” kata Arjan Meijer, Presiden dan CEO Embraer Commercial Aviation.
Pengiriman dimulai pada 2027
Pesawat untuk Finnair akan dikonfigurasi dengan 134 kursi, dan pengiriman pertama dijadwalkan pada paruh kedua 2027. Kesepakatan ini juga akan dimasukkan ke dalam buku pesanan Embraer pada kuartal pertama 2026.
+ Helikopter Ka-52 Rusia ditembak jatuh oleh drone FPV serat optik
Sumber dan gambar: Embraer. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
