
Dalam latihan militer internasional “Anatolian Eagle 2025” (Anadolu Kartalı), sebuah drone serang ANKA-3 milik Turki terpaksa melakukan pendaratan darurat di dekat Pangkalan Udara Utama ke-3 di Konya.
Insiden terjadi di area terbuka dekat landasan udara, yang digunakan sebagai basis utama pelatihan.
+ Video: Ukraina uji coba kit bom pintar buatan sendiri: murah dan efektif
Hingga saat ini, pihak berwenang Turki belum mengungkapkan rincian penyebab teknis yang mungkin terjadi. Namun, gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan bahwa UAV mengalami kerusakan serius saat melakukan pendaratan paksa.

Dikembangkan oleh Türk Havacılık ve Uzay Sanayii (TUSAŞ/TAI), ANKA-3 adalah drone siluman generasi terbaru yang dirancang untuk menjalankan misi pengintaian dan serangan di wilayah dengan pertahanan udara yang kuat. Pesawat nirawak ini melakukan penerbangan perdananya pada akhir 2023 dan merupakan salah satu pencapaian utama industri pertahanan Turki.
Latihan Anatolian Eagle adalah salah satu agenda militer NATO paling penting di kawasan tersebut, yang mempertemukan angkatan udara dari berbagai negara sekutu seperti Amerika Serikat, Inggris, Italia, dan negara mitra lainnya, guna mendorong interoperabilitas dan pelatihan bersama dalam skenario kompleks.

Sumber: Notícias da Avia – Telegram | Gambar: Kanal AviaCT, X @SavunmaSanayiST. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
