
Angkatan Udara Kroasia merayakan tonggak bersejarah dengan kedatangan pesawat tempur Prancis ke-12 dan terakhir Rafale, sehingga melengkapi skuadron baru pesawat tempur mereka.
+ Video: Rafale terakhir mendarat di Kroasia
Kementerian Pertahanan Kroasia mengumumkan pencapaian ini melalui jaringan X, melaporkan bahwa Rafale terakhir telah mendarat di Bandara Franjo Tuđman, sehingga membentuk skuadron lengkap dalam Skuadron Tempur Udara ke-194 dari Wing ke-91. Pesawat modern ini secara resmi menggantikan MiG-21 tua yang selama beberapa dekade menjadi tulang punggung kekuatan udara Kroasia.
+ Belanda Investasikan US$ 2,19 Miliar untuk Rudal Tomahawk dan Perkuat Pertahanan Laut

Proses modernisasi ini dimulai pada bulan November 2021, ketika Kroasia menandatangani kesepakatan dengan Prancis untuk pengadaan 12 pesawat tempur Rafale F3R, senilai 999 juta euro. Kontrak ini mencakup pembayaran dalam lima tahap antara tahun 2022 dan 2026, serta meliputi penyediaan pesawat, persenjataan, suku cadang, dukungan logistik selama tiga tahun, dan pelatihan pilot serta teknisi di Prancis.
Pengiriman dimulai pada 25 April 2024, ketika enam pesawat pertama tiba di Kroasia. Pada bulan-bulan berikutnya, pengiriman dilakukan setiap bulan hingga pesawat terakhir tiba pada 26 April 2025. Perlu dicatat bahwa semua pesawat tersebut berasal dari Angkatan Udara Prancis.

Sumber dan gambar: militarnyi / X @MORH_OSRH. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
