Demonstrasi virtual menunjukkan F-35 beroperasi bersama pesawat nirawak kolaboratif

Demonstrasi virtual menunjukkan F-35 beroperasi bersama pesawat nirawak kolaboratif. Foto: NAWCAD
Demonstrasi virtual menunjukkan F-35 beroperasi bersama pesawat nirawak kolaboratif. Foto: NAWCAD

Naval Air Warfare Center Aircraft Division (NAWCAD) mencapai tonggak penting dalam kemajuan integrasi F-35 Lightning II dengan program Collaborative Combat Aircraft (CCA) milik Angkatan Laut Amerika Serikat.

Kemajuan tersebut diperlihatkan dalam sebuah kegiatan taktis baru-baru ini di Joint Simulation Environment (JSE), sebuah lingkungan virtual berketelitian tinggi yang digunakan untuk pengujian dan pelatihan.

+ Cadillac mengonfirmasi Zhou Guanyu sebagai pembalap cadangan untuk debut F1 pada 2026

Demonstrasi ini menunjukkan bagaimana pemodelan dan simulasi tingkat lanjut dimanfaatkan untuk mengembangkan taktik dan strategi bagi pesawat generasi kelima yang beroperasi bersama sistem tempur nirawak. Menurut Komandan NAWCAD, Laksamana Muda Todd Evans, hasil ini mencerminkan meningkatnya tuntutan peperangan modern. “Tonggak ini menunjukkan dampak Joint Simulation Environment dalam membekali para penerbang kami dengan taktik canggih yang diperlukan untuk memenangkan pertempuran di masa depan,” ujarnya.

Demonstrasi virtual menunjukkan F-35 beroperasi bersama pesawat nirawak kolaboratif. Foto: NAWCAD
Demonstrasi virtual menunjukkan F-35 beroperasi bersama pesawat nirawak kolaboratif. Foto: NAWCAD

Selama latihan, pilot F-35 menggunakan tablet dengan layar sentuh untuk mengendalikan beberapa pesawat CCA dalam misi simulasi. Dengan memanfaatkan sistem komunikasi operasional canggih dan rudal berpemandu presisi, para pilot menghadapi ancaman kompleks dalam lingkungan virtual yang sangat realistis.

JSE merupakan medan uji dan pelatihan digital generasi terbaru milik Departemen Pertahanan AS, yang dirancang untuk mereplikasi skenario pertempuran dunia nyata dalam lingkungan virtual yang aman dan terkendali. Dikembangkan oleh para insinyur NAWCAD, sistem ini mengintegrasikan simulator kokpit, perangkat lunak canggih, dan kubah visual imersif. Infrastruktur ini memungkinkan para pilot melaksanakan lebih banyak misi dalam satu minggu dibandingkan yang dapat dilakukan dalam satu tahun penuh di area pelatihan terbuka, sehingga secara signifikan meningkatkan tingkat kesiapan.

Angkatan Udara AS menetapkan Project Talon sebagai YFQ-48A dalam program CCA
YFQ-48A dalam program CCA (X @northropgrumman)

Pesawat CCA adalah wahana tempur nirawak multimisi yang dirancang untuk beroperasi bersama jet tempur berawak, meningkatkan efektivitas platform dalam lingkungan yang sangat diperebutkan. Pesawat ini dipandang sebagai elemen kunci dalam strategi masa depan Departemen Pertahanan, karena memungkinkan pilot untuk berfokus pada pengambilan keputusan tingkat tinggi sekaligus memperluas kemampuan operasional.

NAWCAD juga menyampaikan bahwa JSE akan terus mengintegrasikan platform baru, dengan rencana penambahan E-2D Advanced Hawkeye, F/A-18E/F Super Hornet, dan EA-18G Growler, sehingga memungkinkan pengujian dan pelatihan terintegrasi mulai tahun fiskal 2026.

Setiap tahun, NAWCAD menerima puluhan skuadron dan ratusan pilot, mendorong kolaborasi bersama dan internasional dalam pelatihan lanjutan pertempuran udara. Perluasan JSE juga mencakup fasilitas baru Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang sedang dikembangkan di Naval Air Station Fallon, Nellis Air Force Base, dan Edwards Air Force Base.

Sumber dan gambar: Naval Air Warfare Center Aircraft Division (NAWCAD) | X @northropgrumman. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top