Brasil Memulai Pembangunan Pesawat Militer C-390 Pertama untuk Belanda

C-390 Millennium. Foto: Kementerian Pertahanan Belanda
C-390 Millennium. Foto: Kementerian Pertahanan Belanda

Pesawat pertama dari perjanjian antara Brasil, Belanda, Austria, dan Swedia mulai diproduksi oleh Embraer

Produsen Brasil, Embraer, pada hari Senin (10) memulai pembangunan pesawat angkut militer pertama C-390 Millennium yang ditujukan untuk Angkatan Udara Kerajaan Belanda (RNLAF).

Tonggak ini menandai tahap baru dalam proyek kerja sama internasional yang melibatkan Belanda, Austria, dan Swedia, yang bersama-sama memesan 13 pesawat dari model tersebut.

Menurut Kementerian Pertahanan Belanda, Belanda akan bertindak sebagai “negara utama” dalam program ini, yang berarti bahwa kontrak utama serta ketentuan teknis dan logistik ditetapkan oleh negara tersebut, memberikan keuntungan bagi peserta lainnya.

Keuntungan dari kemitraan multinasional

Kerja sama antara ketiga negara ini memberikan manfaat ekonomi dan operasional. Produksi bersama akan menurunkan biaya operasional, menyeragamkan konfigurasi antar pesawat, serta mempermudah pertukaran personel dan pelatihan bersama.
Pembuatan unit pertama akan memakan waktu sekitar dua tahun. Perakitan struktur utama (airframe) akan berlangsung selama delapan bulan, kemudian diikuti oleh pemasangan sistem seperti Flight Management System (FMS) dan mekanisme perlindungan diri pesawat.

Industri penerbangan Belanda turut berperan

Perusahaan dari industri dirgantara Belanda juga akan berpartisipasi dalam proses ini dengan melakukan penyelesaian akhir dan integrasi sistem di Woensdrecht, kota yang menjadi lokasi sebagian infrastruktur pemeliharaan RNLAF.
C-390 akan menggantikan armada Lockheed Martin C-130 Hercules yang saat ini dioperasikan oleh Angkatan Udara Belanda. Pesawat pertama diperkirakan akan dikirim pada akhir tahun 2027, dan unit terakhir pada tahun 2029.

Tentang C-390 Millennium

Dikembangkan oleh Embraer, C-390 Millennium adalah pesawat angkut taktis multi-misi yang mampu melakukan operasi transportasi pasukan dan kargo, evakuasi medis, pemadaman kebakaran, serta pengisian bahan bakar di udara.

Model ini telah dibeli oleh negara-negara seperti Brasil, Hongaria, Portugal, Austria, Swedia, dan Belanda, menjadikannya salah satu pesawat militer generasi baru terkemuka di dunia.

+ Kendaraan Militer Perang Dunia II dengan Empat Senapan Mesin Dipulihkan dan Akan Dilelang

+ Video: Su-57E versi ekspor tiba di Uni Emirat Arab untuk Dubai Airshow 2025

Sumber: Kementerian Pertahanan Belanda | Embraer | RNLAF. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top