
Boeing 757 yang dikenal sebagai “Catfish,” salah satu platform uji terpenting Angkatan Udara Amerika Serikat, terlihat membawa pod sensor inframerah baru yang terkait dengan program modernisasi jet tempur F-22 Raptor.
Pesawat tersebut, yang telah mendukung pengembangan Raptor sejak tahun 1990-an, difoto saat mendarat di Edwards Air Force Base, California, memperlihatkan untuk pertama kalinya peralatan itu terpasang di bawah badan pesawat.
Sensor baru tersebut merupakan bagian dari paket pembaruan yang disebut Raptor 2.0, yang bertujuan memperluas kemampuan F-22 dalam menghadapi ancaman modern. Catfish telah dimodifikasi untuk mereplikasi berbagai sistem jet tempur tersebut, termasuk radar AESA AN/APG-77 dan komponen dari rangkaian sensor pesawat, sehingga menjadi platform ideal untuk memvalidasi teknologi baru sebelum diintegrasikan ke armada operasional.

Di antara fitur baru yang direncanakan adalah adopsi sistem IRST, yang mampu mendeteksi dan melacak target melalui tanda panas. Teknologi ini semakin relevan dalam beberapa tahun terakhir karena menawarkan keunggulan terhadap pesawat siluman dan karena beroperasi secara pasif, tanpa memancarkan sinyal yang dapat mengungkap posisinya. Penggunaan Catfish memungkinkan pengujian jangka panjang dilakukan dengan biaya lebih rendah dibandingkan menggunakan langsung F-22, yang dikenal memiliki perawatan rumit dan konsumsi bahan bakar tinggi.
Selain sensor inframerah, program Raptor 2.0 mencakup peningkatan pada kemampuan siluman, peperangan elektronik, radar, dan tangki bahan bakar eksternal. Sebagian F-22 juga diperkirakan akan dimodifikasi untuk mengendalikan drone tempur kolaboratif di masa depan. Meski usia Catfish sudah lanjut, dengan penerbangan pertamanya dilakukan pada 1982, pesawat ini tetap memainkan peran strategis dalam pengembangan teknologi yang akan menjaga Raptor tetap beroperasi selama beberapa dekade mendatang.
1.-🧵El Boeing 757, plataforma de pruebas voladoras, fue avistado recientemente transportando un módulo de sensores infrarrojos sigilosos bajo el fuselaje, oculto bajo las alas. Esta podría ser la primera vez que esta aeronave, más conocida como «El Pez Gato» debido a su singular… pic.twitter.com/RQuyg0wR2V
— Don Pato InfoWars (@Donpatoinfowars) June 12, 2026
Sumber: The War Zone | Foto: X @EdwardsAFB | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
