
Perusahaan Belanda Dutch Military Vehicles (DMV) memperkenalkan DMV Tasman, versi militer dari pikap Kia Tasman yang dilengkapi dengan sistem antidron otomatis.
Menurut situs Defence Blog, model ini menggunakan platform dari divisi Kia Special Vehicles dan telah menerima modifikasi yang ditujukan untuk operasi militer, termasuk struktur yang diperkuat, sistem blackout, snorkel, winch, dudukan antena, dan pasokan daya listrik tambahan.
Proyek ini dikembangkan oleh konsorsium yang terdiri dari DMV, Allen Control Systems, COBBS Industries BV, Metz Engineering, dan BeephoniX Defense & Security.

Sorotan utama kendaraan ini adalah sistem Bullfrog, yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika Allen Control Systems. Kubah otomatis tersebut menggunakan visi komputer dengan kecerdasan buatan untuk mendeteksi, melacak, dan menetralisir drone musuh menggunakan senapan mesin M240 kaliber 7,62 mm.
Menurut perusahaan, Bullfrog menggunakan sensor pasif alih-alih radar, sehingga mengurangi kemungkinan kendaraan mengungkap posisinya di medan perang. Sistem ini dirancang untuk menghadapi drone Grup 1 hingga Grup 3, termasuk quadcopter komersial dan pesawat taktis yang lebih besar.
+ Angkatan Darat AS menguji sistem anti-drone yang mampu bereaksi dalam waktu kurang dari 3 detik

Inisiatif ini muncul pada saat negara-negara Eropa mencari solusi bergerak dan cepat diterapkan untuk menghadapi meningkatnya ancaman drone dalam konflik modern.
Foto: DMV. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
