
Belanda telah mengumumkan pengiriman jet tempur F-35 generasi kelima ke Polandia sebagai bagian dari misi NATO yang bertujuan untuk melindungi jalur pasokan senjata ke Ukraina. Langkah ini merupakan bagian dari Program Kesiapsiagaan Respon Cepat Aliansi.
Dari 1 September hingga 1 Desember, pesawat Belanda akan berpatroli di wilayah udara NATO di Eropa Timur, bersama jet tempur Norwegia dengan model yang sama. Misi ini dilakukan atas permintaan Markas Besar Tertinggi Sekutu NATO di Eropa (SHAPE).
+ Brigade Ukraina Pamerkan Latihan dengan Kendaraan Tempur M2 Bradley Buatan AS
“Dengan mengerahkan F-35 Belanda ini untuk melindungi wilayah udara Eropa Timur, kami juga melindungi peralatan militer yang ditujukan ke Ukraina,” ujar Menteri Pertahanan Ruben Brekelmans.
Pesawat-pesawat ini akan berada dalam kondisi siaga permanen untuk merespons dengan cepat setiap pelanggaran wilayah udara NATO, memperkuat pertahanan udara di wilayah strategis penting bagi dukungan militer ke Ukraina.
Sementara itu, Polandia terus melangkah maju dalam mengintegrasikan F-35 ke dalam angkatan udaranya. Pada bulan Mei, negara tersebut menyelesaikan pelatihan dua pilot pertamanya di Amerika Serikat, di Pangkalan Angkatan Udara Ebbing, dengan penerbangan praktik yang dimulai pada Januari. Pada bulan April, pilot ketiga dari Polandia juga melakukan penerbangan perdana dengan F-35A Lightning II, sebagai bagian dari upaya modernisasi berkelanjutan Angkatan Udara Polandia.
Sumber dan gambar: militarnyi.com | defensie.nl. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
