
B-2 Spirit, pembom strategis Amerika Serikat, saat ini siap membawa bom bunker bertenaga tinggi GBU-57 A/B, menurut Angkatan Udara AS.
Bom ini dirancang untuk menghancurkan target bawah tanah yang diperkuat, seperti bunker dan terowongan, dan mampu menembus hingga 61 meter sebelum meledak. Israel telah mendesak Washington untuk menggunakan senjata ini terhadap fasilitas nuklir Iran di Fordo, yang terletak di dalam gunung dan menjadi target ideal untuk jenis serangan ini.
+ McLaren luncurkan hypercar Le Mans dengan paket VIP balap untuk grup pelanggan eksklusif
Dikembangkan oleh Northrop Grumman, B-2 Spirit dikenal karena desain sayap terbangnya dan kemampuan siluman yang membuatnya hampir tak terlihat oleh radar. Dengan jangkauan hingga 11.000 kilometer dan kapasitas membawa hingga 18 ton persenjataan—termasuk senjata nuklir—B-2 menggabungkan daya jangkau, kekuatan, dan teknologi canggih. Saat ini hanya ada 20 unit yang beroperasi, masing-masing diperkirakan bernilai sekitar US$ 2 miliar.

Keunggulan strategis utama B-2 adalah kemampuannya menembus pertahanan udara canggih tanpa terdeteksi, menjadikannya elemen kunci dalam operasi militer presisi maupun pencegahan nuklir.
Sumber: Valor Globo | Foto: X @usairforce | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
The B-2 Spirit is a multi-role bomber capable of delivering both conventional and nuclear munitions. A dramatic leap forward in technology, the bomber represents a major milestone in the U.S. bomber modernization program. #ReadyAF #AimHigh pic.twitter.com/Avdj4YqOE0
— U.S. Air Force (@usairforce) 25 September 2020
