Avelo pesan hingga 100 jet Embraer E195-E2 dalam kesepakatan miliaran dolar

Embraer E195-E2. Foto: Embraer
Embraer E195-E2. Foto: Embraer

Maskapai penerbangan low-cost asal Amerika Serikat, Avelo Airlines, mengumumkan langkah besar dalam ekspansinya: pemesanan hingga 100 pesawat Embraer E195-E2.

Kontrak tersebut mencakup pesanan tetap sebanyak 50 jet, senilai 4,4 miliar dolar AS dengan harga katalog, serta opsi untuk 50 unit tambahan.

+ Ukraina hancurkan kapal Rusia senilai 60 juta dolar dengan drone di Novorossiysk

Pengiriman pertama dijadwalkan pada paruh pertama tahun 2027, menandai momen bersejarah bagi penerbangan regional di Amerika Serikat. Avelo akan menjadi operator pertama di AS yang mengoperasikan E195-E2, pesawat terbesar dan paling modern dalam keluarga E-Jets Embraer.

Pelengkap armada Boeing 737NG

Saat ini mengoperasikan 22 pesawat Boeing 737NG, Avelo mengandalkan E195-E2 untuk memperluas jaringannya. Model ini dikenal karena efisiensi bahan bakarnya, tingkat kebisingan yang rendah, serta jangkauan yang lebih jauh — karakteristik yang diharapkan dapat mendukung ekspansi perusahaan ke pasar baru.

“Pasar penerbangan AS sedang berubah, dan E2 sangat cocok dengan visi kami tentang peran unik Avelo dalam transformasi ini. Kami senang dapat bekerja sama dengan Embraer dan meluncurkan pesawat narrow-body terbaik di kelasnya ke pasar Amerika. Penumpang kami akan menikmati konfigurasi nyaman 2+2, stopkontak pribadi, kompartemen bagasi yang luas, dan kabin yang tenang,” ujar Andrew Levy, CEO Avelo Airlines.

Pertumbuhan yang dipercepat

Didirikan pada tahun 2021, Avelo telah mengangkut hampir 8 juta penumpang dan jaringannya saat ini mencakup 47 kota di AS, selain Puerto Rico dan tiga destinasi internasional.

Dengan hadirnya E195-E2, perusahaan diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya di pasar low-cost Amerika yang kompetitif, sekaligus memperluas kehadiran Embraer di salah satu pasar penerbangan terbesar di dunia.

Sumber dan gambar: Embraer | Avelo Airlines. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top