
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui penjualan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) dan peralatan terkait kepada Australia melalui program Foreign Military Sales (FMS), dalam kesepakatan senilai hingga 705 juta dolar.
Defense Security Cooperation Agency (DSCA) mengeluarkan sertifikasi yang diperlukan pada 30 September 2025, memberi tahu Kongres AS tentang kemungkinan penjualan tersebut.
+ Luxaviation menambahkan jet bisnis dengan jangkauan 4.000 mil laut ke armadanya
Rincian kontrak
- Paket yang disetujui mencakup:
- 48 sistem artileri M142 HIMARS
- Kendaraan suplai M1084A2
- Trailer M1095
Roket latihan LCRRPR (Low-Cost Reduced Range Practice Rocket)
Selain itu, kontrak ini mencakup pelatihan, dokumentasi teknis, peralatan pendukung dan pengujian, rekayasa dari pemerintah AS dan kontraktor, layanan dukungan logistik, serta elemen penting lainnya dari program tersebut.
Australia dapat menandatangani kontrak dengan perusahaan pertahanan besar, termasuk Lockheed Martin, L3Harris Corporation, Leonardo DRS, dan Oshkosh Corporation.
Tujuan strategis
Menurut pernyataan DSCA, penjualan ini memperkuat kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional AS di kawasan Indo-Pasifik. Badan tersebut menekankan bahwa “membantu sekutu ini untuk mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap sangat penting bagi kepentingan nasional Amerika Serikat.”
Lebih lanjut, pernyataan itu menambahkan bahwa akuisisi HIMARS akan meningkatkan kemampuan Australia untuk menghadapi ancaman saat ini maupun di masa depan, serta meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan AS dan negara-negara sekutu lainnya.
Sistem M142 HIMARS

M142 HIMARS adalah sistem artileri dengan mobilitas tinggi yang dipasang pada sasis truk FMTV 6×6, mampu meluncurkan roket MLRS dan rudal taktis ATACMS. Sistem ini memiliki perlindungan balistik terhadap tembakan senjata ringan dan pecahan, serta dapat mencapai kecepatan hingga 85 km/jam saat bergerak.
Dalam hal jangkauan, sistem ini dapat mencapai:
- 45 km dengan roket ER-MLRS
- 70 km dengan roket berpemandu GMLRS
- 300 km dengan rudal taktis ATACMS
Kompak dan lincah, HIMARS memiliki panjang 5 meter, lebar 2,16 meter, dan tinggi 2,25 meter, menjadikannya cocok untuk operasi cepat di berbagai skenario.
Ekspansi internasional
Sistem HIMARS sudah beroperasi di berbagai negara selain AS, termasuk Kanada, Estonia, Finlandia, Yordania, Latvia, Lituania, Polandia, Rumania, Singapura, Ukraina, Uni Emirat Arab, dan kini juga Australia.
Sumber dan gambar: Defense Security Cooperation Agency (DSCA) | Lockheed Martin. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
