Argentina mempertimbangkan akuisisi helikopter CH-53G yang dinonaktifkan oleh Angkatan Darat Jerman

CH-53G. Foto: Wikimedia
CH-53G. Foto: Wikimedia

Kementerian Pertahanan Argentina mengumumkan bahwa pihaknya sedang mempelajari kemungkinan untuk menambahkan helikopter angkut berat CH-53G ke dalam inventarisnya.

Pesawat tersebut akan dipensiunkan oleh Angkatan Darat Jerman, yang sedang memodernisasi armada rotorcraft-nya dengan kedatangan CH-47F Block 2 Chinook baru.

+ Airbus merilis video sayap eksperimental yang dapat mengubah masa depan penerbangan

Menurut informasi resmi, Angkatan Darat Jerman akan menonaktifkan 66 helikopter CH-53G sebagai bagian dari proses penggantian, setelah akuisisi 60 unit CH-47F Block 2.

Hambatan politik: persetujuan dari AS

Meskipun Argentina berminat, negosiasi ini tidak hanya bergantung pada otorisasi Jerman. Karena helikopter ini berasal dari Amerika Serikat, Washington perlu menyetujui kemungkinan transfer tersebut, sesuai dengan perjanjian internasional mengenai ekspor peralatan pertahanan.

Sejarah CH-53G di Angkatan Darat Jerman

CH-53G. Foto: Wikimedia

Jerman awalnya memesan 110 helikopter CH-53 pada tahun 1968, dengan pengiriman dimulai pada tahun 1971 dan selesai pada tahun 1975. Selama lebih dari lima dekade beroperasi, model ini menjalani berbagai program modernisasi, khususnya sejak 1990-an. Peningkatan tersebut mencakup integrasi sistem pertahanan diri, tangki bahan bakar tambahan, serta peralatan untuk operasi malam hari, yang memungkinkan helikopter ini tetap relevan di medan perang modern.

Deskripsi teknis CH-53G

CH-53G. Foto: Wikimedia

Sikorsky CH-53G adalah versi yang diproduksi dengan lisensi untuk Angkatan Darat Jerman berdasarkan model Amerika, CH-53 Sea Stallion. Ini adalah helikopter angkut berat yang mampu membawa hingga 38 prajurit lengkap atau sekitar 8 ton kargo, baik internal maupun eksternal.

Pesawat ini dilengkapi dengan dua mesin turboshaft General Electric T64, masing-masing bertenaga sekitar 3.925 shp, memungkinkan operasi di lingkungan yang menantang serta pelaksanaan misi logistik, transportasi taktis, evakuasi medis, dan dukungan operasi khusus.

Dengan jangkauan sekitar 1.000 km (tergantung konfigurasi muatan dan tangki tambahan), CH-53G menonjol karena kekuatannya, kemampuannya beroperasi di medan sulit, serta rekam jejak yang terbukti dalam operasi NATO dan misi kemanusiaan internasional.

Prospek bagi Argentina

Akuisisi CH-53G berpotensi menjadi lompatan besar bagi kemampuan transportasi udara Argentina, yang saat ini tidak memiliki helikopter angkut berat dalam skala yang sebanding. Jika terwujud, transfer ini dapat memperkuat logistik militer dan memperluas peran dalam operasi darurat, seperti bantuan bencana alam.

Namun, keputusan akhir akan bergantung pada negosiasi politik antara Berlin, Washington, dan Buenos Aires, serta kondisi teknis helikopter yang akan ditransfer.

Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Argentina | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top