
Angkatan Udara Kerajaan Denmark (RDAF) menerima empat pesawat tempur multifungsi F-35A baru, yang berhasil mendarat di Pangkalan Udara Skrydstrup setelah terbang langsung dari pabrik Lockheed Martin di Texas, dengan singgah di Azores.
Dengan pengiriman baru ini, jumlah pesawat tempur F-35A yang ditempatkan di wilayah Denmark mencapai 15 unit.
Langkah Strategis dalam Kemampuan Tempur
“Dengan kedatangan empat pesawat kemarin, kami telah mengambil langkah lain untuk meningkatkan kekuatan tempur pesawat F-35,” kata Mayor Jenderal Jan Dam, komandan Komando Udara.
+ Setelah jeda tiga bulan, Boeing mengirimkan dua KC-46A kepada USAF
Akuisisi ini menandai kemajuan penting dalam memperkuat pertahanan udara Denmark, setelah periode ketidakpastian dalam jadwal pengiriman. Pada tahun 2024, pembaruan paket Technology Refresh 3 (TR-3) menyebabkan keterlambatan dan kekhawatiran di kalangan pihak berwenang dan anggota parlemen tentang dampaknya terhadap kemajuan program.
Program Berjalan Sesuai Jadwal
Meskipun tantangan teknis yang dihadapi pada tahun sebelumnya, pengiriman pesawat baru ini tiba sesuai jadwal, meningkatkan kepercayaan dalam pelaksanaan program. “Pengiriman tepat waktu memungkinkan kami untuk mengharapkan penyelesaian program F-35 tepat waktu,” kata Kementerian Pertahanan.
Saat ini, selain 15 pesawat yang berbasis di Denmark, enam lainnya tetap berada di Amerika Serikat, digunakan untuk pelatihan pilot dan operasi bersama dengan sekutu.
Sumber: Forsvaret.dk. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan direvisi oleh tim editorial.
