
Angkatan Udara Filipina (PAF) secara resmi menerima lima helikopter baru S-70i Black Hawk pada 13 Agustus, dalam sebuah upacara di Hangar Haribon, Pangkalan Udara Clark, kota Mabalacat, provinsi Pampanga.
Penyerahan ini dihadiri oleh Panglima PAF, Letnan Jenderal Arthur Cordura.
+ Tentara Belarusia bersiap untuk manuver nuklir dengan sistem Oreshnik
Menurut juru bicara PAF, Kolonel Ma. Consuelo Castillo, helikopter tersebut tiba di negara itu pada 15 Juli dan merupakan bagian dari kontrak pembelian 32 unit senilai PHP 32 miliar dengan produsen Polandia PZL Mielec, dalam kerangka Program Modernisasi Angkatan Bersenjata Filipina (AFP).
Pengiriman terbaru ini mengikuti penyerahan lima unit pada Juni 2024 dan lima unit lagi pada Desember 2024. Sebelum bergabung dengan armada, helikopter ini menjalani prosedur Pemeriksaan Teknis dan Penerimaan (TIA) yang ketat oleh Departemen Pertahanan Nasional (DND), AFP, dan PAF untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan operasional.

S-70i Black Hawk akan dioperasikan oleh Skuadron Helikopter Taktis ke-205, yang berada di bawah Komando Mobilitas Udara. Menurut Castillo, helikopter ini akan digunakan untuk misi bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, transportasi pasukan, pengangkutan kargo, dan operasi yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Pada 2020 hingga 2021, DND telah membeli 16 helikopter Black Hawk dari PZL Mielec melalui kontrak senilai PHP 11,5 miliar. Pembelian baru ini secara signifikan meningkatkan jangkauan operasional dan kapasitas armada Filipina.
Sumber dan gambar: Philippine Air Force (PAF) | PNA. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
