
Angkatan Laut Jerman berencana meningkatkan jumlah fregat F127 dari lima menjadi delapan unit, dengan anggaran yang diperkirakan mencapai US$ 30,42 miliar, termasuk sistem persenjataan.
Kapal-kapal tersebut, yang dirancang untuk pertahanan udara dan untuk pertama kalinya memiliki kemampuan intersepsi rudal balistik, akan dibangun oleh perusahaan patungan antara TKMS dan NVL.
Sistem komando akan berbasis pada Aegis buatan Lockheed Martin, dengan radar SPY-6 dari Raytheon.
Sumber menunjukkan bahwa keputusan akhir mengenai sensor utama sudah ditandatangani, tetapi dapat ditinjau kembali jika Amerika Serikat meminta partisipasi dalam biaya pengembangan.
Secara paralel, program fregat F126, yang ditujukan untuk perang anti-kapal selam, menghadapi keterlambatan signifikan akibat masalah perangkat lunak di perusahaan kontraktor Belanda, Damen. Tiga opsi tengah dibahas: melanjutkan dengan Damen, membatalkan proyek, atau mengambil alih kepemimpinan oleh pihak Jerman. Alternatif lain yang diajukan adalah mempertahankan proyek F126 sambil mengadopsi solusi sementara, dengan kemungkinan pemindahan tanggung jawab utama ke NVL, guna menjamin pemanfaatan investasi yang sudah dilakukan serta peran subkontraktor seperti Thales.
+ AS merilis gambar intersepsi pembom Rusia Tu-95 dan jet tempur Su-35 di Alaska
Sebagai langkah sementara, Angkatan Laut dapat memesan fregat MEKO 200 dari TKMS untuk menjaga kemampuan anti-kapal selam selama masa transisi. Kapal ini memiliki waktu produksi lebih cepat, biaya lebih rendah, serta fleksibilitas operasional, bahkan dapat beroperasi di wilayah Arktik.
Meskipun demikian, akuisisi F126 dan MEKO 200 secara bersamaan dianggap tidak mungkin, dan keputusan akhir mengenai masa depan F126 diperkirakan akan segera diambil agar armada mencapai kesiapan operasional dalam beberapa tahun mendatang, sekaligus memberi keuntungan bagi galangan kapal yang terlibat.
🇩🇪 The German Navy plans to significantly expand its fleet by extending the contract for the purchase of new domestic F127-class frigates.
It is reported that initially five new ships were planned to be acquired, but now the discussion is about purchasing eight, with an… pic.twitter.com/kymB2KQmr4
— Visioner (@visionergeo) September 24, 2025
Sumber: Naval News | Foto: X @visionergeo | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial
