
Defense Security Cooperation Agency (DSCA) Amerika Serikat telah memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan militer asing (Foreign Military Sale – FMS) ke Nigeria, yang diperkirakan bernilai 346 juta USD.
Menurut lembaga tersebut, paket ini mencakup amunisi berpemandu presisi tinggi yang ditujukan khusus untuk pesawat serang ringan A-29 Super Tucano milik Angkatan Udara Nigeria, yang diserahkan oleh AS pada tahun 2021.
+ Joby melakukan penerbangan pertama taksi udara eVTOL berawak antara dua bandara publik di AS
Negara Afrika tersebut menerima 12 pesawat turboprop Embraer EMB-314 (A-29B) pada saat itu, yang memainkan peran penting dalam operasi kontra-terorisme dan pemberantasan perdagangan ilegal di Teluk Guinea.
Item utama yang termasuk dalam paket
Menurut pernyataan resmi, Nigeria meminta:
- 1.002 bom MK-82 berbobot 500 pon (227 kg)
- 1.002 kit stabilisasi MXU-650 (Paveway II GBU-12, 500 lb)
- 515 kit MXU-1006 (Paveway II GBU-58, 250 lb)
- 1.517 unit komputer kontrol (MAU-169 atau MAU-209)
- 1.002 sekering yang dapat diprogram FMU-152
- 5.000 unit sistem Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS II), termasuk bagian pemandu WGU-59/B, hulu ledak, dan motor MK66-4

Selain itu, paket tersebut akan mencakup perlengkapan tambahan, seperti sekering FMU-139, komponen bom, kartrid pendorong, roket (tempur dan latihan), dukungan teknis, rekayasa, logistik, serta program integrasi.
Persenjataan ini bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan kemampuan A-29 Super Tucano Nigeria, dengan menyediakan sarana serangan udara presisi untuk operasi melawan organisasi teroris seperti Boko Haram dan untuk memerangi perdagangan ilegal. Menurut Departemen Luar Negeri AS, Nigeria tidak akan kesulitan menyerap sistem ini ke dalam angkatan bersenjatanya, dan pengiriman ini tidak akan mengubah keseimbangan militer di kawasan.
Kontraktor utama adalah:
- RTX Missiles and Defense (Tucson, AZ)
- Lockheed Martin Corporation (Archibald, PA)
- BAE Systems (Hudson, NH)
Modernisasi kemampuan militer udara, khususnya dengan A-29 Super Tucano, sudah berlangsung dan akan semakin diperkuat dengan paket persenjataan berpemandu baru ini.
Sumber dan gambar: dsca.mil | Embraer | media.defense.gov. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
